Kolaborasi Bertajuk “Kampus Darling Literasi Digital” untuk Generasi Sadar Lingkungan

Bakti Lingkungan Djarum Foundation (BLDF), Universitas Sebelas Maret (UNS), dan Kompas.id bersinergi menyelenggarakan kegiatan “Kampus Darling Literasi Digital” pada Rabu, 20 Mei 2026, di Auditorium GPH Haryo Mataram UNS. Kegiatan ini menjadi ruang edukasi yang mengintegrasikan penguatan literasi digital dengan peningkatan kesadaran lingkungan bagi generasi muda.

Dalam sambutannya, Director Communications Djarum Foundation, Mutiara Diah Asmara, menegaskan bahwa literasi digital merupakan kompetensi penting di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat. Ia menjelaskan bahwa literasi digital tidak hanya berkaitan dengan kemampuan mengoperasikan media digital atau media sosial, tetapi juga mencakup kemampuan berpikir kritis, memilah informasi secara cermat, serta memanfaatkan teknologi untuk tujuan yang positif dan produktif.

Sebanyak 1.000 mahasiswa UNS yang mengikuti kegiatan ini memperoleh akses berlangganan Kompas.id secara gratis selama satu tahun. Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, Internasionalisasi, dan Informasi UNS, Prof. Irwan Trinugroho, S.E., M.Sc., Ph.D., menyampaikan apresiasi kepada Kompas.id dan Djarum Foundation atas dukungan dalam menyediakan akses terhadap sumber informasi yang kredibel bagi mahasiswa. Ia juga mengungkapkan kebanggaannya terhadap tingginya antusiasme peserta, terutama mahasiswa yang hadir secara sukarela untuk memperdalam wawasan mengenai literasi digital dan isu keberlanjutan lingkungan.

Kegiatan ini menghadirkan Kepala Subdirektorat Green Campus and Sustainable Development Goals (SDGs) UNS, Prof. Dr. Ir. Murtanti Jani Rahayu, S.T., M.T., serta Pemimpin Redaksi Harian Kompas, A. Haryo Damardono, sebagai narasumber utama.

Pada sesi pemaparannya, Prof. Murtanti mengajak seluruh peserta untuk mulai mengurangi, bahkan menghentikan, penggunaan plastik sekali pakai yang sulit terurai di lingkungan. Salah satu langkah sederhana yang dapat diterapkan adalah membiasakan diri membawa tumbler saat beraktivitas sehingga kebutuhan minum dapat dipenuhi tanpa menghasilkan sampah kemasan plastik sekali pakai. Sebagai bentuk dukungan terhadap praktik ramah lingkungan tersebut, panitia menyediakan galon air minum isi ulang yang dapat dimanfaatkan peserta untuk mengisi tumbler masing-masing.

Sementara itu, A. Haryo Damardono menjelaskan bahwa internet telah menjadi bagian penting dalam kehidupan sehari-hari sebagai sarana memperoleh informasi, mencari inspirasi, menggali ide, hingga melakukan refleksi. Beragam platform digital seperti LinkedIn, Facebook, WhatsApp, dan TikTok digunakan secara adaptif sesuai kebutuhan pengguna. Namun demikian, ia menekankan pentingnya membangun pola penggunaan digital yang seimbang, tidak hanya sebatas konsumsi pasif melalui aktivitas scrolling, tetapi juga diarahkan pada pemanfaatan yang lebih terstruktur, produktif, dan bernilai tambah.

Dalam kesempatan tersebut, generasi muda, khususnya Generasi Z, juga didorong untuk memanfaatkan ruang digital sebagai media kampanye dan edukasi lingkungan. Penyebarluasan konten-konten positif mengenai pengurangan sampah, pengelolaan lingkungan, serta penerapan gaya hidup berkelanjutan diharapkan mampu membangun kesadaran kolektif dan mendorong perubahan perilaku masyarakat secara lebih luas.

Melalui kolaborasi lintas sektor ini, BLDF, UNS, dan Kompas.id berharap dapat memperkuat budaya literasi digital sekaligus meningkatkan partisipasi publik dalam upaya pelestarian lingkungan. Sinergi tersebut menjadi langkah nyata untuk mewujudkan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan bagi generasi masa depan.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi bincang inspiratif yang menghadirkan Program Officer BLDF, Dandy Mahendra, serta konten kreator Jerhemy Owen. Diskusi tersebut mengulas berbagai isu terkait perkembangan literasi digital, kontribusi generasi muda dalam menghadapi tantangan lingkungan, serta pentingnya memanfaatkan media digital secara kreatif, kritis, dan bertanggung jawab sebagai sarana membangun dampak positif bagi masyarakat.

Bagikan:

Facebook
X
LinkedIn
WhatsApp

Berita Terkait

Berita Terbaru