Jumat, 19 Desember 2025 Universitas Sebelas Maret (UNS) kembali menegaskan komitmennya sebagai kampus berkelanjutan melalui pelaksanaan Hari Bebas Emisi terakhir di tahun 2025. Cuaca yang cerah turut mendukung suasana kampus yang tampak lebih hidup sejuk dan hijau. Jalur pedestrian dipenuhi mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan yang berjalan kaki menuju pusat aktivitas kampus, menciptakan atmosfer kampus yang lebih sehat, ramah lingkungan, dan humanis.
Penerapan hari bebas emisi yang rutik dilakasnaakan disetiap bulan sekalai ini didukung oleh pengaturan lalu lintas internal kampus yang tertib dan terkendali. Pembatasan akses kendaraan bermotor di sejumlah pintu masuk kampus membuat kawasan kampus lebih aman dan nyaman bagi pejalan kaki. Aktivitas berjalan kaki yang intens terlihat menjadi pemandangan dominan, menandai perubahan pola mobilitas warga kampus menuju kebiasaan yang lebih berkelanjutan. Selain sebagai upaya dalam mejaga emisi karbon dilingkungan kampus, Kebijakan ini sejalan dengan komitmen UNS dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDGs 11 tentang Kota dan Permukiman Berkelanjutan, SDGs 13 terkait Penanganan Perubahan Iklim, serta SDGs 3 tentang Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui dorongan aktivitas berjalan kaki di lingkungan kampus.
Sebagai kampus dengana luas kawasan yang besar, uns menyediakan transportasi umum konvensional berupa bus dan trasnportasi umum berbasis Electric Vehicle (EV) Transportasi umum berbasis Electric Vehicle (EV) yang digunakan merupakan mobil listrik (golf car) yang selalu siap siaga dan menjadi opsi bagi civitas akademika. Kendaraan ini dimanfaatkan secara simultan oleh civitas akademika untuk menunjang mobilitas antarfakultas tanpa menghasilkan emisi gas buang. Kehadiran transportasi listrik tersebut menjadi bagian dari upaya UNS dalam mengurangi ketergantungan terhadap kendaraan berbahan bakar fosil.
Dalam pelaksanaan Hari Bebas Emisi, Universitas Sebelas Maret (UNS) memberikan akses penuh bagi kendaraan pribadi berbasis listrik atau Electric Vehicle (EV) untuk tetap dapat memasuki kawasan kampus. Kebijakan ini diterapkan sebagai bentuk dukungan terhadap penggunaan energi bersih dan upaya pengurangan emisi dari sektor transportasi, sekaligus mendorong civitas akademika untuk mulai beralih ke moda transportasi yang lebih ramah lingkungan. Selain berjalan kaki dan memanfaatkan transportasi umum yang disediakan kampus, penggunaan mobil dan sepeda motor berbasis Electric Vehicle (EV) di lingkungan UNS terpantau semakin meningkat. Pelaksanaan Hari Bebas Emisi kali ini juga memperlihatkan tren positif berupa konversi kendaraan roda dua dari bahan bakar fosil ke kendaraan listrik yang mulai banyak dijumpai di lingkungan kampus. Kondisi tersebut mencerminkan, peningkatan kesadaran dan partisipasi civitas akademika dalam mendukung transisi energi bersih dan pengurangan emisi.
Pelaksanaan Hari Bebas Emisi terakhir di tahun 2025 ini menjadi semakin bermakna karena bertepatan dengan kabar membanggakan bagi UNS. Dalam pemeringkatan UI GreenMetric World University Rankings, UNS kembali mencatatkan prestasi dengan konsisten berada di peringkat ke-6 kampus berkelanjutan terbaik di Indonesia. Capaian ini menjadi bukti bahwa berbagai kebijakan dan praktik berkelanjutan yang diterapkan UNS, termasuk pengelolaan transportasi ramah lingkungan, mulai menunjukkan hasil nyata. Konsistensi UNS dalam mengembangkan ekosistem kampus rendah emisi menunjukkan bahwa upaya menuju kampus hijau bukan sekadar wacana, melainkan praktik berkelanjutan yang melibatkan seluruh civitas academica.