Your address will show here +12 34 56 78
Berita, Berita Terkini
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Universitas Sebelas Maret (KKN UNS) dibawah bimbingan Dr. Sunny Ummul Firdaus, M.H. yang berlokasi di luar Jawa (red. tepatnya di Desa Waer, Kecamatan Banda Neira, Maluku Tengah) bekerjasama dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia (Kementerian LHK RI), melaksanakan kegiatan bersama berupa program Penanaman Pohon. Kementerian LHK RI telah menyediakan 1000 bibit pohon, akan tetapi hanya bisa mengangkut 200 bibit pohon saja yang terdiri dari: 1) bibit pohon Mahoni, 2) bibit pohon Rambutan, dan 3) bibit pohon Durian.


Tujuan program kerja sama tersebut, selain pohon Pala dan Kenari yang menjadi komoditas utama masyarakat Desa Waer, diharapkan akan menambah koleksi tanaman produktif/ ada banyak jenis pohon lain yang tumbuh di wilayah tersebut. Bibit pohon diangkut dengan kapal Pelni milik PT. Pelni (Persero), yang sebelumnya harus melalui prosedur di identifikasi oleh Stasiun Karantina Pertanian Kelas I Ambon.
0

Berita, Berita Terkini

Pembicara Utama:
1. Prof. Dr. Ir. H.M. Nurdin Abdullah, M.Agr (Gubernur Sulawesi Selatan)
2. Prof. Dr. Dwia A. Tina Pulubuhu, M.A (Rektor Universitas Hasanudin)
3. Prof. Dr. Riri Fitri M.Sc., M.M (Ketua UI GreenMetric World University Rankings)

Sesi Paralel I
Pengelolaan Penataan dan Infrastruktur, Energi, dan Perubahan Iklim, Limbah
1. Prof. Dr. Dwia A. Tina Pulubuhu, M.A (Rektor Universitas Hasanuddin)
2. Prof. Dr. H. M. Mukri, M.Ag (Rektor UIN Raden Intan Lampung)
3. Prof. Dr. Rina Indiastuti, S.E., MSIE * (Rektor Universitas Padjajaran)

Sesi Paralel II
Pengelolaan Air, Transportasi, Pendidikan, dan Penelitian
1. Prof. Ir. Panut Mulyono, M.Eng, D.Eng, IPU * (Rektor Universitas Gadjah Mada)
2. Prof. Dr. Jamal Wiwoho, S.H., M.Hum (Rektor Universitas Sebelas Maret)
3. Prof. Dr. Ir. Bustami Syam, M.S.M.E (Wakil Rektor IV Universitas Sumatera Utara)

  • * dalam konfirmasi

    Informasi selengkapnya dapat dibaca pada brosur berikut.

0

Berita, Berita Terkini

Himpunan Mahasiswa Geografi (HIMAGO) FKIP UNS berdiri sejak 22 April 1976 di Surakarta. Himpunan Mahasiswa Geografi (HIMAGO) FKIP UNS merupakan wadah untuk dapat mengembangkan potensi, aspirasi, serta bakat dan minat yang terdapat pada mahasiswa. Himpunan Mahasiswa Geografi (HIMAGO) FKIP UNS banyak memberikan kontribusi bagi perkembangan disiplin ilmu geografi, pada kenyataanya  menjadi sarana komunikasi bagi mahasiswa geografi baik dalam Pendidikan Geografi maupun kajian-kajian ilmu geografi lainnya. Tujuan HIMAGO FKIP UNS adalah:

  1. Terbentuknya mahasiswa yang berkompeten dalam bidang geografi dan ilmu terapan lainnya yang senantiasa bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, sehingga mampu menjadi seorang Sarjana Geografi yang professional, kompeten, dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
  2. Terwujudnya komunitas akademika yang berorientasi kepada keilmiahan tanpa harus menyampingkan nilai-nilai ruhiah yang diyakini.

Dengan diadakan kegiatan Pengabdian Masyarakat “Penanaman Pohon” dalam rangka hari jadi HIMAGO ke-43 yang bertujuan untuk mempererat tali silahturahmi antar anggota dan pengurus,  serta memiliki kemauan untuk turut berpartisipasi dalam menyukseskan kegiatan HIMAGO. Oleh karena itu, perlu diadakan acara ini untuk menjalin tali silahturahmi antar anggota dan pengurus agar ikut serta dalam menyukseskan kegiatan tersebut.

Tujuan dari diadakannya kegiatan ini adalah:

  1. Membangun hubungan internal anggota Himpunan Mahasiswa Geografi (HIMAGO) yang solid.
  2. Mewadahi serta mengembangkan hard skill dan soft skill Himpunan Mahasiswa Geografi (HIMAGO).
  3. Sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas karunia dan rezeki yang telah diberikan.
  4. Sebagai sarana untuk menjalin hubungan tali silahturahmi antar anggota, pengurus, dan alumni Himpunan Mahasiswa Geografi (HIMAGO) FKIP UNS.
  5. Sebagai momentum untuk merefleksikan dan mengintropeksikan eksistensi Himpunan Mahasiswa Geografi (HIMAGO) FKIP UNS.

Sasaran Kegiatan

Peserta yang ikut serta dalam kegiatan ini adalah seluruh anggota, pengurus, alumni, serta warga Dusun Binaan Himpunan Mahasiswa Geografi (HIMAGO) FKIP UNS.

Mekanisme Kegiatan

Hari, tanggal: Minggu, 28 April 2019

Tempat: Kaplingan RW 20, Kekurahan Jebres, Kecamatan Jebres, Surakarta

Acara: Pengabdian Masyarakat “Penanaman Pohon” dalam rangka hari jadi HIMAGO ke-43”

Jalannya Acara:

Kegiatan Pengabdian Masyarakat “Penanaman Pohon” dalam rangka hari jadi HIMAGO ke-43” dilaksanakan pada hari Minggu, 28 April 2019 pukul 08.00 WIB di Dusun Kaplingan RW 20, Kelurahan Jebres, Kecamatan Jebres, Surakarta. Acara dibuka dengan sambutan oleh ketua pelaksana Bayu Aji Pamungkas, Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Geografi (HIMAGO) yang diwakilkan oleh Sofia Kartika Putri, dan Kepala RW setempat. Jumlah peserta yang hadir pada kegitan tersebut berjumlah  orang. Angkatan 2018 berjumlah  mahasiswa, angkatan 2017 berjumlah mahasiswa, angkatan 2016 berjumlah mahasiswa dan angkatan 2015 berjumlah mahasiswa. Setelah sambutan, dilanjutkan dengan kegiatan Pengabdian Masyarakat dengan melakukan penanaman pohon. Penanaman pohon yang pertama dilakukan oleh Kepala RW setempat. Setelah itu dilanjutkan dengan pembagian kelompok penanaman pohon. Kegiatan selanjutnya yaitu membagikan pohon kepada peserta dan masyarakat, lalu pohon yang sudah dibagi secara bersamaan dibawa ke taman di daerah kaplingan, sesampainya di taman seluruh partisipasi melakukan penanaman di taman tersebut, dan acara ditutup pada pukul 11.00 WIB dengan foto bersama.

Hasil

Kegiatan Pengabdian Masyarakat “Penanaman Pohon” yang dilaksanakan pada hari Minggu, 28 April 2019 berjalan dengan lancar. Dalam keberlangsungan kegiatan terdapat beberapa hambatan yaitu keterlambatan peserta yang berakibat berubahnya waktu dari jadwal semula, kurangnya ketegasan dari panitia terkait administrasi peserta, dan kurangnya kedisiplinan panitia dalam perizinan dan undangan.
0

Berita, Berita Terkini
Kamis, 20 Desember 2018 di tengah turunnya hujan, tak menyurutkan keinginan mahasiswa dan mahasiswi dari Jurusan Teknik Arsitektur Universitas Muhammadiyah Surakarta berkunjung ke Pusat Penelitian Lingkungan Hidup Universitas Sebelas Maret (PPLH UNS). Sejumlah 28 mahasiswa yang melaksanakan studi mengenai penerapan arsitektur berkelanjutan tersebut didampingi oleh ibu Yayi Arsandrie, S.T., M.T.

Bertempat di RS PPLH UNS, rombongan tersebut diterima oleh Prof. Dr. Okid Parama Astirin, M.S. selaku Kepala PPLH UNS yang sekaligus sebagai Koordinator Tim UNS Green Campus, Ir. Winny Astuti, M.Sc.,Ph.D. selaku Ketua UNS Green Campus, beserta Tim UNS Green Campus.
 
GALERI





0

Berdasarkan hasil penilaian LOMBA MAHASISWA DALAM MEWUJUDKAN KAMPUS UNS RAMAH LINGKUNGAN 2018 yang telah dilaksanakan pada tanggal 5 Desember 2018, berikut nama-nama pemenang pada tiap kategori lomba.

 

Karsa Cipta

Juara 1                   : Risalah Ilham A (F. Teknik)

Juara 2                   : Julia Aisyah Nur (F. Kedokteran)

Juara 3                   : Hasna Jamilah (F. Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam)

Juara Harapan 1    : Alfan Rifai (F. Keguruan dan Ilmu Pendidikan)

Juara Harapan 2    : Ivander Jordan Leong (F. Ilmu Sosial dan Ilmu Politik)

Juara Harapan 3    : Nurvita Eka Rizky (F. Kedokteran)

 

Teknologi Tepat Guna Sederhana

Juara 1                   : Faiz Ahmad Abdulaziz (F. Teknik)

Juara 2                   : Alysa Nur Chasanah Alam Majid (F. Keguruan dan Ilmu Pendidikan)

Juara 3                   : Erika Nurfathi Adnan (F. Teknik)

Juara Harapan 1    : Indah Nugraheni (F. Teknik)

 

Gagasan Tertulis

Juara 1                   : Hilmy Nur Al Magthani (F. Keguruan dan Ilmu Pendidikan)

Juara 2                   : Azizah Nur Prasetyawati (F. Keguruan dan Ilmu Pendidikan)

Juara 3                   : Rani Nur Istiqomah (F. Pertanian)

Juara Harapan 1    : Nadia Dian Ardita (F. Ilmu Sosial dan Ilmu Politik)

Juara Harapan 2    : Feni Andriani (F. Keguruan dan Ilmu Pendidikan)

Juara Harapan 3    : Mefta Rizki Q.A. (F. Keguruan dan Ilmu Pendidikan)

 

Para pemenang dimohon selalu mengupdate pengumuman pada website greencampus untuk memperoleh informasi lanjutan terkait pemenang lomba.

 

0

Berita
September  24th-29 th, 2018. Surakarta, Central Java, Indonesia. International Visual Culture Exhibition (IVCE) merupakan acara pameran internasional yang rencananya akan menjadi kegiatan tahunan di Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD), Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta.
IVCE#1 diselenggarakan dalam kemasan “Nature, Culture, and Arts” yang diselenggarakan pada tahun 2017 yang lalu dengan mengusung tema ekologi dengan pendekatan kebudayaan (culture) yang sejalan dengan konsep green campus UNS.

Pada IVCE#2 tahun ini, tema Transcoding dipilih untuk mengkritisi fenomena-fenomena yang berkembang saat ini, sehingga perlu penyegaran kembali warisan seni-budaya yang semakin kehilangan animo dan pelakunya. Sangat tepat jika IVCE#2 juga mengkiritsi fenomena semakin menipisnya sumber daya alam untuk dieksploitasi dan kian pentingnya kreativitas sebagai modal penting dan fenomena kian hilangnya kesadaran historis ditengah budaya konsumerisme. Kuratorial Transcoding terlampir.
IVCE#2 ini diikuti oleh perupa perorangan atau kelompok dari civitas academica Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, alumni, dan internasional, berdasarkan proses seleksi tim kurator dan juga berdasarkan undangan khusus dari pihak kurator.

Pada kesempatan kali ini, IVCE#2 menampilkan karya Drawing, Lukisan, Seni Grafis, Seni Keramik, Seni Patung, Seni Kriya, Batik, Fotografi, Seni Instalasi, Seni Video (Video Art), Komik, Desain Interior, Desain Komunikasi Visual, Desain Tekstil, Multimedia, Media Baru (New Media), dan lain-lain.
IVCE#2 diikuti oleh 27 perupa Indonesia, 20 perupa Internasional. Karya desain komunikasi visual sejumlah 1 karya, karya desain interior sejumlah 2 karya, karya desain tekstil sejumlah 1 karya, karya multimedia sejumlah 1 karya, karya seni rupa murni sejumlah 25 karya.
IVCE#2 dibuka oleh Prof. Dr. Ravik Karsidi, M.S (Rektor UNS) dan jajarannya dan dihadiri oleh civitas academica UNS, stakeholder di bidang seni rupa, kurator, kolektor seni, bidang pendidikan, profesional, pemerintah daerah, dan masyarakat umum.
Dalam pameran, yang menentukan kualifikasi karya adalah kurator. Kali ini, FSRD memilih 5 kurator dari internal FSRD UNS dan 2 kurator esternal dengan kualifikasi internasional.
Disisi lain, apa itu TRANSCODING

Transcoding sebagai tema kuratorial pada pameran ini dimaknai sebagai praktik atau tindakan membuat makna baru dari arti/makna/tanda yang telah ada. Tema kurasi ini dilatari oleh: 1) perlunya menyegarkan kembali warisan seni-budaya yang semakin kehilangan animo dan pelakunya, 2) fenomena semakin menipisnya sumber daya alam untuk dieksploitasi dan kian pentingnya kreativitas sebagai modal penting, dan 3) fenomena kian hilangnya kesadaran historis ditengah budaya konsumerisme.

Dari tiga hal itu, pameran ini hendak merespons fenomena-fenomena itu untuk tujuan pertama, orang akan memiliki kesadaran untuk meremajakan warisan seni-budaya dengan bentuk, teknik dan ide yang segar; kedua, menjadikan kreativitas menjadi praktik penting untuk selaras dengan perubahan riil dalam masyarakat; ketiga merajut sejarah dengan cara dialogis-kreatif.
Dengan uraian diatas, kami, kurator berharap peserta pameran dapat menampilkan: 1) karya dengan transcoding spirit, 2) karya yang berorientasi pada green concept, yaitu karya yang sedapat mungkin mengandung gagasan yang pro lingkungan dan mengandung bahan/material yang ramah lingkungan dan memiliki dimensi/aspek keberlanjutan (sustainbility), 3) karya yang memiliki muatan dialog dengan sejarah, menunjukkan kreatifitas baru dan segar dalam aspek bentuk, ide dan gagasan.
Kami berharap pameran ini dapat membawa manfaat bagi masyarakat luas untuk dapat terlibat dan mengapresiasi berbagai karya dari disiplin dan lintas displin seni murni, desain, kriya, hingga media baru, juga bagi pendidikan tinggi seni dalam memberikan tawaran perspektif segar dalam merespons warisan seni-budaya dan perubahan-perubahannya dengan pengalaman dekat secara kritis-reflektif.

: UNDUH SELENGKAPNYA : KATALOG : RUNDOWN :

 

0

Berita

Lomba Mahasiswa tingkat Universitas diadakan oleh tim Green Campus Universitas Sebelas Maret. Lomba ini sebagai salah satu usaha untuk mewujudkan UNS sebagai kampus yang ramah lingkungan melalui penggalian ide maupun penerapan ilmu pengetahuan bagi permasalahan di lingkungan sekitar. Terdapat 6 pilar green campus yang minimal salah satunya harus termuat dalam karya mahasiswa, yaitu:

  1. Setting and Infrastructure: pilar yang bertujuan untuk mendorong penyediaan ruang untuk penghijauan dan infrastruktur yang ramah lingkungan.
  2. Energy and Climate Change: pilar yang terkait dengan penggunaan energi dan isu perubahan iklim.
  3. Waste: pilar yang berkaitan dengan aktivitas pengolahan sampah, termasuk segala bentuk aktivitas 3R (Reduce, Reuse, Recycle).
  4. Water: pilar ini mendorong usaha penghematan air, program water recycling, dan sebagainya.
  5. Transportation: pilar yang mendorong pengurangan carbon footprint melalui sistem transportasi.
  6. Education: usaha-usaha dalam menuangkan materi-materi lingkungan dan keberlanjutan dalam pendidikan.


Lomba Mahasiswa dibagi menjadi tiga kategori, yaitu:
  1. Karsa Cipta Lingkungan

Penciptaan yang didasari atas karsa dan nalar mahasiswa, bersifat konstruktif serta menghasilkan suatu sistem, desain, model/ barang atau prototipe dan sejenisnya yang ramah lingkungan atau nantinya dapat digunakan untuk mewujudkan lingkungan yang ramah lingkungan.

Luaran dari kegiatan KC dapat berupa prototipe, model, desain (alat, barang, poster/ sticker bertema lingkungan), piranti lunak, atau potensi paten. Luaran pada kategori karsa cipta termasuk mengolah kembali bahan-bahan bekas menjadi bahan baru atau barang yang bernilai seni.

  1. Penerapan Teknologi Tepat Guna Sederhana

Penerapan konsep, prototipe, model, desain, piranti lunak, atau potensi paten yang telah ada sebelumnya untuk mengatasi permasalahan lingkungan di masyarakat.

Luaran dari kegiatan ini dapat berupa penerapan konsep, model, desain, piranti lunak, jasa, atau potensi paten yang telah ada sebelumnya. Sebagai contoh untuk kategori penerapan teknologi adalah melakukan pengomposan untuk mengatasi permasalahan sampah organik, membuat vertical garden, dan sebagainya.

  1. Gagasan Tertulis

Merupakan wahana mahasiswa dalam berlatih menuliskan ide kreatif sebagai respons intelektual atas persoalan-persoalan lingkungan aktual yang dihadapi masyarakat. Ide tersebut tidak terikat bidang ilmu, harus unik, kreatif, visioner dan bermanfaat sehingga idealisasi kampus sebagai pusat solusi dapat menjadi kenyataan. Gagasan yang disampaikan tidak hanya mengungkapkan fakta sosial, namun juga harus mampu memberi atau menawarkan solusi.

Ketentuan umum Lomba:
  • Setiap fakultas wajib mengirimkan minimal lima kelompok peserta yang mencakup ketiga kategori.
  • Jumlah peserta untuk masing-masing jenis lomba adalah 2-4 orang, boleh terdiri dari angkatan yang berbeda atau prodi yang berbeda, namun masih berada dalam satu fakultas.
  • Untuk peserta yang mengirimkan karya berupa desain poster, sticker, atau sejenisnya wajib mengirimkan file dengan resolusi tinggi sehingga dapat dicetak dengan kualitas baik.
  • Semua karya yang didaftarkan harus merupakan karya asli yang belum pernah dipublikasikan pada kompetisi/ publikasi lainnya. Semua karya yang masuk menjadi hak cipta Green Campus UNS untuk dipublikasikan maupun digunakan untuk kepentingan Universitas Sebelas Maret.
Jadwal Kegiatan 1-5 Oktober 2018 Sosialisasi melalui BEM dan duta GC 8 Oktober – 20 Nopember 2018 Pendaftaran 1 Nopember – 30 Nopember 2018 Pengumpulan karya 1-7 Desember 2018 Seleksi oleh tim GC 7 Desember 2018 Pengambilan keputusan hasil lomba oleh tim 11 Maret 2019 Pengumuman hasil dan penyerahan hadiah

Ketentuan Penilaian

Penilaian karya mahasiswa didasarkan pada nilai originalitas, kreatifitas, kemanfaatan dan keberlanjutan ide dalam mengatasi permasalahan lingkungan.



Website
Keterangan:

Untuk mengikuti Lomba GC UNS 2018 mahasiswa diwajibkan mendaftarkan dalam jaringan (daring) dengan alamat http://greencampus.uns.ac.id/lomba menggunakan akses Single Sign On (SSO) dengan mengisi dan melengkapi menu yang muncul, antara lain terdapat sebagai berikut:

  1. Pendaftaran

Data diri dan anggota kelompok

Kategori lomba yang diikuti

  1. Aktivitas

Progress pembuatan karya tiap kategori: upload foto progress pembuatan karya

Hasil Karya

Upload hasil karya tiap kategori lomba. Untuk kategori lomba dengan karya berupa alat/ karya seni, dapat mengunggah foto hasil karya (karya secara fisik dikumpulkan melalui BEM masing-masing fakultas)

Untuk panduan upload hasil karya dapat diunduh di sini

Batas upload hasil karya maksimal sampai 30 November 2018

  1. Materi presentasi dapat diunduh dalam jaringan (daring) berikut.
  2. Pengumuman

Panitia akan mengumumkan hasil lomba secara online

0

Berita

TAMAN SAKRAL (Sakura di Lawu) yang berada di Cemoro Kandang Gunung Lawu Karanganyar, merupakan persembahan karya ekowisata oleh Toyota “Berbagi – Bersama Membangun Indonesia” dengan Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, Perum Perhutani, dan LIPI.




Dalam rangka 60 Tahun Hubungan Diplomatik Indonesia – Jepang, taman tersebut telah diresmikan 27 Januari 2018 oleh Presiden Direktur PT. Toyota Motor Manufacturing Indonesia, Warih Andang Tjahjono; Duta Besar Jepang untuk Indonesia, Masafumi Ishii; dan Gubernur Jawa Tengah H. Ganjar Pranowo.

0

Berita

The 4th International Workshop on UI GreenMetric World University Rankings (IWGM) 2018 dengan tema Universities, Impacts and Sustainable Development Goals (SDGs) berlangsung pada tanggal 08-10 April 2018 bertempat di Gedung Rektorat, Universitas Diponegoro, Tembalang, Semarang, Indonesia. Total peserta sejumlah 300 universitas dari universitas peserta UI Green Metric University Ranking yang berasal dari 75 negara.

Workshop dibuka oleh Rektor Universitas Diponegoro dan Rektor Universitas Indonesia. Dilanjutkan keynote speaker dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Perikanan; Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi serta Executive Committee of IREG Observatory on Academic Ranking and Excellence. Dilanjutkan dengan workshop paralel untuk  topik 2 area GreenMetric Indicators, such as Setting and Infrastructure, Energy and Climate Change Policy, Waste, Water, Transportation, and Education.

Hadir pimpinan Universitas Sebelas Maret, Surakarta, Indonesia yang dalam hal ini mewakili Rektor adalah Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof. Drs. Sutarno, Ph.D., dan pimpinan UNS Green Campus adalah Prof. Dr. Okid Parama Astirin, M.S., dan Ir. Winny Astuti, M.Sc., Ph.D.

selengkapnya…

0