PORTFOLIO
SEARCH
SHOP
  • Your Cart Is Empty!
Your address will show here +12 34 56 78
Publikasi

Berbagai upaya untuk mewujudkan ‘ramah lingkunganku – berbudaya UNS-ku’ merupakan komitmen seluruh civitas UNS. Seiring dengan komitmen bersama ini, berbagai kegiatan serta aktivitas sudah mengacu kepada 6 pilar Green Campus yang diterapkan sebagai acuan di Universitas Sebelas Maret. Berikut ini adalah berbagai dokumentasi untuk:

  1. Sosialisasi Tim UNS Green Campus kepada mahasiswa baru 2017 dapat dilihat secara online di alamat http://greencampus.uns.ac.id/pkkmb2017/sosialisasi
  2. Program Kenal Kampus Mahasiswa Baru Universitas Sebelas Maret (PKKMB UNS) Tahun 2017 dengan berbagai kegiatan dalam aksi UNS Green Campus 2017 dan mengacu pada ketentuan, aspek, kriteria penilaian, dan sampai dengan peserta mampu mempublikasikan seluruh proses aksinya (misalnya berupa perilaku ataupun kegiatan fisik bersih lingkungan kampus, ide kreatif/inovasi/harapan untuk mewujudkan lingkungan yang ramah dan berbudaya, dan sebagainya), dapat dilihat secara online di alamat: (a) harapan… http://greencampus.uns.ac.id/pkkmb2017. (b) bersih dan nyaman… http://greencampus.uns.ac.id/pkkmb2017/home_uns_bersih. (c) artikel ramah lingkungan… http://greencampus.uns.ac.id/pkkmb2017/home_artikel.
  3. Tingkatkan Kolaborasi, UNS dan Seoul National University Gelar Kuliah Umum Bahas Isu Lingkungan. Kolaborasi internasionalisasi, Fakultas Teknik Universitas Sebelas Maret (FT UNS) Surakarta bekerja sama dengan Seoul National University menghadirkan Prof. Sung-Kyun Kim untuk mengisi kuliah umum yang membahas seputar isu lingkungan, dengan tema “Urban River Restoration”  yang berlangsung pada pada Senin (28/8/2017). Baca selengkapnya…
  4. Menarik! FSRD UNS Kolaborasikan Tiga Hal ini di Pameran Visual. Pameran visual yang berlangsung dari 8-17 September 2017 ini merupakan bentuk kolaborasi antara kebudayaan (culture), lingkungan (nature), dan kesenian (art). Cara pandang ini juga menjadi titik pijak dalam mengkontruksi pengetahuan yang akan dipakai di dalam menyikapi persoalan-persoalan ekologi. “Apa yang dilakukan GreenLabs sejalan dengan misi UNS sebagai kampus yang berorientasi pada Go Green,” tutur Ravik Karsidi selaku Rektor UNS saat membuka acara pameran visual. Konsep eco-design yang pro alam, pro kehidupan, pro kebersamaan, adaptif, local organic material, dan local skill/craftsmanship ini memberikan peluang mengurangi beban alam akibat ulah manusia di dalam memproduksi maupun mengkonsumsi produk. Baca selengkapnya…
  5. Pameran Budaya Visual FSRD Padukan Seni dengan Prinsip Budaya dan Alam. Rektor UNS Ravik Karsidi, yang turut  hadir dalam pameran ini, sangat mengapresiasi kegiatan yang diselenggarakan oleh fakultas termuda di UNS ini dan ingin menegaskan pentingnya berkarya mengunakan prinsip go green. “Saya ingin menegaskan dengan apa yang disebut dengan go green, sebenarnya tidak semata-mata kita ada aktivitas menanam pohon. Jauh lebih penting dari itu adalah apa yang kita sebut sebagai cara berkarya yang berprinsip pada go green. Nah teman-teman dari FSRD ini saya kira akan memulai kesana,” tandasnya. Baca selengkapnya…
  6. Sahita Meriahkan Art Eco Fashion. Greenlabs Fakultas Seni Rupa dan Design (FSRD) Universitas Sebelas Maret (UNS) merespon krisis ekologi dengan sejumlah kegiatan bernafaskan kesenian selama hampir dua pekan. Pentas pertunjukan eco fashion dengan tema The Mother Goddes, Senin (18/9), bakal menjadi puncak acara. Tak sekedar pamer busana berkonsep alam, performing art The Mother Goddes juga menyuguhkan tari-tarian garapan koreografer Fajar Satriadi Ardian. Selain itu akan tampil juga grup Sahita, Voca Erudita Choir UNS, dengan iringan musik garapan Bj Riyanto dan Putut HP. Baca selengkapnya…
  7. Penghilangan Taman City Walk Disayangkan. Sejumlah pihak menyayangkan rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Solo yang menghilangkan taman dan tanaman perdu di sepanjang city walk Jl. Brigjen Slamet Riyadi. Taman mini tersebut bakal diganti denga paving block bersamaan dengan pembangunan saluran drainase. Ahli Tata Ruang Kota Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Kusumastuti, menyayangkan upaya Pemkot yang justru menghilangkan keberadaan taman serta tanaman perdu di city walk. Baca selengkapnya…
  8. Lima Universitas Ini Akan Kembangkan Mobil Listrik. Usai seremoni penandatanganan kerja sama produksi motor listrik kreasi Indonesia bernama Gesits, Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi M. Nasir mengungkapkan, pihaknya telah mendorong lima universitas negeri untuk mengembangkan riset mobil listrik hingga ke tahap prototipe. Adapun kelima perguruan tinggi negeri itu adalah Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Sebelas Maret (UNS), dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS). Baca selengkapnya…
  9. Mimpi mobil listrik nasional pada 2025. Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir mengungkapkan mobil listrik produksi dalam negeri siap dipasarkan secara massal pada 2020. Pemerintah menggandeng Universitas Sebelas Maret Surakarta, Universitas Indonesia, Institut Teknologi Bandung, dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya (ITS) untuk mengembangkan program mobil listrik. Baca selengkapnya…
  10. Mobil Listrik Garapan 5 Kampus Diuji Akhir Tahun.  Ada lima perguruan tinggi untuk menyelesaikan Molina, yaitu UI (Universitas Indonesia), ITB (Institut Teknologi Bandung), UNS (Universitas Sebelas Maret), UGM (Universitas Gadjah Mada), ITS (Institut Teknologi Sepuluh Nopember). Ini masuk dalam satu paket menyelesaikan mobil listrk. Baca selengkapnya…
  11. Kata Menristek Dikti, Tiga Tahun Lagi, Mobil Listrik Indonesia Bakal Unjuk Gigi. Ia sudah menunjuk lima perguruan tinggi, antara lain UI, UGM, ITB, UNS, dan ITS untuk melakukan penelitian lanjutan. Baca selengkapnya…
  12. Tiga Tahun Lagi, Mobil Listrik Indonesia Bakal Unjuk Gigi. Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir mengungkapkan saat ini produksi mobil listrik Indonesia masih dalam tahap purwarupa (prototype). Ia sudah menunjuk lima perguruan tinggi, antara lain UI, UGM, ITB, UNS, dan ITS untuk melakukan penelitian lanjutan. Baca selengkapnya…
  13. Tim KKN UNS Pasang Panel Surya. Menyerahkan seperangkat panel listrik tenaga surya kepada masyarakat Desa Oeseli, Kecamatan Rote Barat Daya, Kabupaten Rote Ndao, NTT. Baca selengkapnya…
  14. Tim KKN UNS Terangi Desa Paling Selatan Indonesia. Menyerahkan seperangkat panel surya dilakukan TIm KKN UNS Rote Ndao kepada perwakilan warga di Desa Oeseli, Kecamatan Rote Barat Daya, Kabupaten Rote Ndao. Baca selengkapnya…
  15. Tim KKN UNS Solo Bangun 30 Panel Surya di Rote. Menyerahkan secara simbolis panel surya untuk penerangan kepada perwakilan warga di Desa Oeseli, Kecamatan Rote Barat Daya, Kabupaten Rote Ndao. Baca selengkapnya…
  16. FP UNS Solo dan BRG Diskusikan Penyiapan Program Desa Gambut. Baca selengkapnya…
  17. Serukan Go Green, FT UNS Akan Adakan Ecodays 2017. Baca selengkapnya…
  18. Bus Elektrik, Wujud Komitmen UNS Sebagai Green Campus. Baca selengkapnya…
  19. Aksi Bersih Danau UNS Wujud Peringatan Hari Air Dunia. Baca selengkapnya…
  20. UNS Berpotensi Jadi Kampus Percontohan Pengelolaan Limbah. Baca selengkapnya…
  21. Dukung Pengembangan Agrowisata Karanganyar, Ikatani UNS Salurkan 2000 Bibit Flamboyan. Baca selengkapnya…
  22. Mengembalikan Kosmologi Pohon. Baca selengkapnya…
  23. Perlindungan Kearifan Lokal. Menurut UU No. 32/2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, kearifan lokal diartikan sebagai nilai-nilai luhur yang berlaku dalam masyarakat setempat, antara lain untuk melindungi dan mengelola lingkungan hidup dan sumber daya alam secara lestari. Baca selengkapnya…
  24. Warga Diajak Menangkap Air. Air hujan tidak tinggal lama di dalam tanah menjadi penyebab mudahnya sejumlah daerah dilanda kekeringan. Tak hanya itu, cepatnya air meninggalkan tanah juga mendorong terjadinya sedimentasi dan erosi. “Jadi kita harus berupaya bagaimana agar air bisa tinggal lama di dalam tanah,” tandas Dr Ahmad MSi mantan kepala Pusat Penelitian Lingkungan Hidup (PPLH) UNS Solo. Baca selengkapnya…
  25. KARYA MAHASISWA UNS. Berharap Tuah Nama Astaka. Mobil formula garapan mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo akan dibawa ke Jepang untuk mengikuti Student Formula Japan 2017. Mobil formula yang di beri nama Astaka akan mengikuti ajang Student Formula Japan (SFJ) 2017. Baca selengkapnya…
  26. Mobil Formula Astaka Karya Mahasiswa UNS Solo akan Berlaga di Jepang. Baca selengkapnya…
  27. Tim Bengawan Formula Student Automotive Engineering (FSAE) Fakultas Teknik Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta bersiap menuju Student Formula Japan (SFJ) yang digelar di Shizuoka Ecopa Stadium, Jepang, pertengahan September mendatang. Baca selengkapnya…
  28. Go Green Campus To Green Solo. Baca selengkapnya…
  29. Peringati Hari Air Sedunia XXV 2017. UNS dan BBWSBS Bersih-Bersih Sungai. Baca selengkapnya…
  30. Peringati Hari Air, UNS dan BBWSBS Bersih-Bersih Sungai. Baca selengkapnya…
  31. Hari Air Sedunia, UNS dan BBWS Bengawan Solo Gelar Aksi Peduli Lingkungan. Baca selengkapnya…
  32. Hari Air Dunia ke XXV, UNS Bersihkan Sungai Kampus. Baca selengkapnya…
  33. Peringati Hari Air Sedunia, UNS dan BBWS Bengawan Solo Bersihkan Danau Kampus UNS. Baca selengkapnya…
  34. Hari Air, UNS Bersihkan Sungai dan Danau. Baca selengkapnya…
  35. Fakultas Teknik UNS dan BBWSBS Deklarasikan Pentingnya Pemeliharaan Sumber Daya Air. Baca selengkapnya…
  36. UNS Wujudkan The Real Green Campus, Bangun IPAL dan Danau. Baca selengkapnya…
  37. Bus Listrik, Moda Transportasi Internal Kampus UNS Sekali carge, Bisa melaju 60 Km. Baca selengkapnya…
  38. UNS Kembangkan Purwarupa Mobil Listrik. peluncuran minibus tersebut diselenggarakan di Gedung Rektorat UNS dan dihadiri Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, dan Rektor UNS Ravik Karsidi. Baca selengkapnya…
  39. Rektor Inginkan Kampus Ramah Lingkungan. Baca selengkapnya…
  40. Sembilan Gubes UNS Tanam Pohon Langka. Baca selengkapnya…
  41. IPAL UNS Olah Limbah Domestik Masyarakat Sekitar. Baca selengkapnya…
  42. IPAL UNS Layani Limbah Domestik. Baca selengkapnya…
  43. Miliki IPAL, UNS Bisa Jadi Percontohan Kampus di Indonesia. Baca selengkapnya…
  44. IPAL Universitas Sebelas Maret Surakarta Layani Kebutuhan Sanitasi Masyarakat Kampus. Baca selengkapnya…
  45. IPAL UNS Diharapkan Jadi Sumber Keilmuan. Baca selengkapnya…
  46. Instalasi Pengolahan Limbah UNS Diharapkan Jadi Source of Knowledge. Hal ini merupakan salah satu kebutuhan dasar bagi masyarakat termasuk kebutuhan sarana sanitasi dasar di lingkungan akademik. Baca selengkapnya…
  47. Peresmian Instalasi Pengelolaan Air Limbah UNS Surakarta. Baca selengkapnya…
  48. Resmikan IPAL UNS Solo, Dirjen Cipta Karya Singgung Pencemaran Bengawan Solo. Baca selengkapnya…
  49. Baru 13 Kota di Indonesia yang Miliki Sistem IPAL Berskala Besar. Baca selengkapnya…
  50. Orientasi ‘Green Campus‘, Ini yang Bakal Dilakukan UNS. Baca selengkapnya…
  51. Mahasiswa UNS “Hias” Bantaran Kali Jenes. Mahasiswa KKN Universitas Sebelas Maret menyulap bantaran Kali Jenes hingga menjadi lebih ramah anak. Kegiatan bertajuk Lestarikan Sungai untuk Anak dilakukan dengan menggambar mural di tembok rumah warga yang menghadap Kali Jenes di wilayah Serengan. Baca selengkapnya…
  52. Faperta UNS dan Universitas dari Turki serta Polandia Gelar Konferensi Bahas Pertanian Berkelanjutan. Konferensi Internasional mengangkat topik bahasan “The 4th Internasinal Conference On Sustainable Agriculture and Environment”. Baca selengkapnya…
  53. UNS Gelar Konferensi Internasional Pertanian Berkelanjutan. Baca selengkapnya…
  54. Duh, 12 Kg Paku Lukai Pohon-Pohon di Jl. Slamet Riyadi Solo. Kegiatan pencabutan paku di pohon dilakukan Peralhi bersama sejumlah elemen seperti Badan Lingkungan Hidup (BLH) Solo, BPBD Solo, PT Jasa Tirta, UNS Pascasarjana Ilmu Lingkungan, Ikatan Ahli Lingkungan, sukarelawan siaga bencana, dan Sekolah Sungai Solo. Baca selengkapnya…
  55. Begini Tujuan Aksi Cabut Paku di Pohon Sepanjang Jalan Slamet Riyadi. Baca selengkapnya…
  56. Sudah Dibersihkan Berkali-kali, Paku di Pohon Sepanjang Jalan Slamet Riyadi Solo Terus Bermunculan. Baca selengkapnya…
  57. Peduli Keanekaragaman Hayati Gunung Lawu, FMIPA Selenggarakan Seminar Nasional. Baca selengkapnya…
  58. Eksploitasi Berlebihan, Biodiversitas Gunung Lawu Terancam. Akibat eksploitasi yang berlebihan, biodiversitas atau keanekaragaman hayati di Gunung Lawuterancam. Padahal Gunung Lawu memiliki makna dan penting untuk konservasi lingkungan, sehingga diperlukan upaya penyelamatan ekosistemnya. Hal tersebut mengemuka dalam Seminar Nasional Sabuk Gunung lawu 2017 dengan thema ”Penyelamatan Ekosistem Gunung Lawu Berbasis Budaya”. Seminar hasil kerja sama FMIPA dan Fakultas Ilmu Budaya UNS di antaranya menghadirkan Bupati karanganyar Juliyatmono, Guru Besar Ilmu Budaya dari Universitas Negeri Semarang Prof. Dr. Teguh Supriyanto, pakar Hidrologi UGM Dr. Agus Maryono. Hasil penelitian menunjukkan terjadi pencemaran sungai Samin oleh bakteri koliform. Baca selengkapnya…
  59. Eksploitasi Geotermal. Aspek yang sangat sensitif dari rencana ekploitasi geotermal di Gunung Lawu adalah sisi keberlangsungan sumber daya air, biodiversitas atau keanekaragaman hayati kawasan tersebut, dan keanekaragaman budaya lokal atau kearifan budaya. Kearifan budaya akan mengalami proses dan dinamika engan pembangunan pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTB) atau geotermal. Baca selengkapnya…
  60. Mahasiswa KKN UNS – Kelompok Tani Desa Buding Kembangkan Obat Hama Berbasis Mikrobia. Baca selengkapnya…
  61. Lama Teliti Wereng. Baca selengkapnya…
  62. Mahasiswa KKN UNS-Kelompok Tani Desa Buding Kembangkan Obat Hama Berbasis Mikrobia. Baca selengkapnya…
0

Publikasi

AKSI UNS Green Campus 2017. Dalam rangka untuk mendukung pelaksanaan program Green Campus di Universitas Sebelas Maret, maka perlu adanya sosialisasi dan berbagai upaya peningkatan peran serta seluruh civitas akademika, termasuk di dalamnya adalah peran serta mahasiswa. Berbagai kegiatan dapat dilakukan oleh mahasiswa sebagai perwujudan implementasi  Green Campus di Universitas Sebelas Maret. Oleh karena itu dalam rangka peningkatan peran serta mahasiswa dalam kegiatan UNS Green Campus, maka akan  diadakan kegiatan Lomba Rencana Aksi UNS Green Campus 2017 yang diperuntukkan bagi mahasiswa baru angkatan tahun 2017. Tujuan kegiatan Lomba Rencana Aksi UNS Green Campus adalah untuk meningkatkan kepedulian mahasiswa terhadap lingkungan dan meningkatkan peran serta mahasiswa dalam mendukung kegiatan UNS Green Campus dalam rangka mewujudkan Universitas Sebelas Maret sebagai kampus yang ramah dan berbudaya lingkungan. Peserta lomba adalah seluruh mahasiswa baru angkatan tahun 2017 dari seluruh fakultas, dikoordinir oleh BEM setiap fakultas.

Ramah lingkunganku, Berbudaya UNSku

Ketentuan Umum Lomba Aksi UNS Green Campus:

  1. Tema Aksi UNS Green Campus Program Kenal Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) 2017: Ramah Lingkunganku, berbudaya UNS-ku
  2. Setiap fakultas mempunyai tema sendiri dengan mengacu pada tema aksi UNS Green Campus PKKMB 2017 (no 1)
  3. Tema tersebut juga harus sesuai dengan 6 pilar UNS Green Campus
  4. Setiap fakultas membuat kelompok-kelompok mahasiswa (maksimal 25 orang) sesuai dengan tema payung fakultas
  5. Fakultas melakukan penilaian internal untuk memilih tiga kelompok yang akan mewakili Fakultas dalam Lomba Rencana Aksi UNS Green Campus tingkat universitas
  6. Tiga pemenang utama akan diberi penghargaan dan ditetapkan sebagai ‘DUTA UNS GREEN CAMPUS’

Aspek UNS Green Campus:

  1. Enam pilar UNS Green Campus adalah: (1) Pengelolaan Tapak dan Infrastruktur lingkungan, (2) Energi dan Perubahan Iklim, (3) Pengelolaan Limbah, (4) Konservasi Air, (5) Transportasi Ramah Lingkungan, (6) Tridarma berkelanjutan
  2. Aksi memilih minimal satu pilar UNS Green Campus tetapi bisa mengkombinasikan beberapa aspek dalam satu tema aksi UNS Green Campus tingkat fakultas
  3. Aksi berupa kegiatan fisik dan/atau perilaku

Kriteria penilaian:

  1. Aktifitas aksi UNS Green Campus yang menghasilkan sebuah output produk/hasil karya kerja tim yang mengacu pada: kesesuaian dengan tema PKKMB 2017, kesesuaian dengan 6 pilar UNS Green Campus, kreatifitas, aplikatif, kebaharuan/originalitas, dan mempunyai manfaat dan berdampak luas terhadap perubahan perilaku ramah lingkungan
  2. Seluruh proses kerja tim yang menghasilkan produk/hasil karya yang mengacu pada ketentuan umum lomba aksi UNS Green Campus (point penjelasan di atas) di upload/dipublikasikan secara online (untuk hasil maksimal untuk menggunakan laptop), dengan langkah sebagai berikut:

Aksi UNS Green Campus I. mahasiswa baru 2017 akan mendapatkan SMS ke nomor HP masing-masing (yang terdaftar pada saat melakukan registrasi) yang dipergunakan untuk ‘aktivasi email student’ di laman https://profil.uns.ac.id/site/student/aktivasi (berfungsi sebagai akun SSO). Contoh isi SMS yang akan diterima “Selamat NIM Anda I0117028 edit No KK & KTP di https://siakad.uns.ac.id/registrasi dgn NIM, lalu aktifkan email @student di profil.uns.ac.id dgn passwd di slip BANK”. Apabila mahasiswa baru 2017 belum mendapatkan SMS tersebut, silahkan cek di daftar berikut:

  1. Daftar nama mahasiswa yang dilantik sebagai mahasiswa baru (Program Diploma)
  2. Daftar nama mahasiswa yang dilantik sebagai mahasiswa baru (Program Sarjana)

Aksi UNS Green Campus II. akun SSO yang telah aktif dipergunakan untuk login ke http://greencampus.uns.ac.id/pkkmb2017.

Aksi UNS Green Campus III selanjutnya adalah: (1) ketua kelompok Aksi UNS Green Campus yang ditunjuk, memilih satu wakil ketua terdiri dari anggota berjumlah maksimal 23 mahasiswa baru (sesuai no. 4 pada ketentuan umum di atas). Ketua kelompok membagi tugas kepada (2) wakil ketua memastikan kewajiban masing-masing untuk kelompoknya (ketua, wakil ketua, dan seluruh anggota kelompok) melakukan upload di menu POHON HARAPAN ‘satu kalimat harapan ramah lingkungan di UNS terkait tema yang diusungnya’, dan memotret proses dan kerja kelompok yang dilakukan pada aksi UNS Green Campus untuk di upload menggunakan akun SSO masing-masing di menu BERSIH & NYAMAN. Seluruh aksi UNS Green Campus 2017 oleh (3) ketua kelompok membuat deskripsi singkat untuk kemudian di upload/dituliskan pada menu PENULISAN ARTIKEL, dengan menuliskan susunan kelompok (ketua, wakil ketua, anggota) dan deskripsinya.

Seluruh kegiatan dalam aksi UNS Green Campus 2017 masing-masing meliputi bobot, sehingga wajib mengacu pada ketentuan, aspek, kriteria penilaian, dan sampai dengan peserta mampu mempublikasikan seluruh proses aksinya (misalnya berupa kegiatan fisik bersih lingkungan kampus, ide kreatif/inovasi/harapan untuk mewujudkan lingkungan yang ramah dan berbudaya, perilaku, dan sebagainya) dalam http://greencampus.uns.ac.id/pkkmb2017.

Hasil aksi UNS Green Campus 2017. apabila seluruh proses publikasi online yang di upload ‘sukses’, maka dapat dilihat tampilannya di:

  1. http://greencampus.uns.ac.id/pkkmb2017
  2. http://greencampus.uns.ac.id/pkkmb2017/home_uns_bersih
  3. http://greencampus.uns.ac.id/pkkmb2017/home_artikel
Sedangkan aktivitas sosialisasi Tim UNS Green Campus kepada mahasiswa baru 2017 dapat dilihat secara online di alamat http://greencampus.uns.ac.id/pkkmb2017/sosialisasi

Time Schedule Lomba Aksi Green Campus

Perhatian

  1. Penyerahan tema Rencana Aksi UNS Green Campus tingkat fakultas ke tim UNS Green Campus tingkat universitas pada 13 Agustus 2017 (maksimal sudah diterima 20 Agustus 2017).
  2. Penyerahan susunan kelompok/nama-nama mahasiswa baru 2017 sebagai peserta lomba aksi UNS Green Campus 2017 pada 14 Agustus 2017 (maksimal sudah diterima 20 Agustus 2017), dan disertakan no HP dan email aktif untuk LO, ketua serta wakil ketua kelompok.

Berbagai upaya untuk mewujudkan ‘ramah lingkunganku – berbudaya UNS-ku’ merupakan komitmen seluruh civitas UNS, yang juga mendapatkan penguatan serta dukungan dari Ikatan Keluarga Alumni Universitas Sebelas Maret (IKA UNS) untuk membangun almamater tercinta.

Di Usia 41 UNS tumbuh berkembang pesat dan memiliki prestasi membanggakan di tingkat nasional dan internasional. Identik dengan makna usia UNS tersebut, Ikatan Keluarga Alumni Universitas Sebelas Maret (IKA UNS) mengucapkan selamat bergabung dan mengajak mahasiswa baru 2017 lewat komitmen bersama dan membubuhkan tanda tangan pada spanduk sepanjang 41 meter, yang bertuliskan “SELAMAT DATANG MAHASISWA BARU 2017 DI UNIVERSITAS SEBELAS MARET KAMPUS RAMAH LINGKUNGAN. MARI KITA WUJUDKAN BERSAMA PERILAKU RAMAH LINGKUNGAN DAN LAKSANAKAN PROGRAM ONE STUDENT FIVE TREES”.

0

Publikasi

Mewujudkan Universitas Sebelas Maret sebagai kampus yang ramah lingkungan dan berbudaya menjadi komitmen seluruh civitas. Salah satu upaya untuk diwujudkan adalah sarana prasarana berupa moda transportasi yang ramah lingkungan. Harapan itu tentunya, tidak hanya untuk di lingkungan kampus UNS saja, akan tetapi mampu memberikan dampak yang lebih luas dan berkontribusi sebagai salah satu aset nasional juga.

Komitmen UNS ini mendapatkan apresiasi dan dukungan dari pemerintah bahkan sebuah lembaga moneter di dunia (IMF), berikut berbagai publikasinya:

  1. IMF memprediksi dominasi mobil listrik dimulai 2040. Era kendaraan listrik semakin dekat dan pemerintah Indonesia tengah sibuk bersiap untuk menyongsongnya. Terus meningkatnya polusi udara di dunia membuat hadirnya kendaraan yang lebih ramah lingkungan sangat dinantikan. Kemenristekdikti telah bekerja sama dengan empat perguruan, yaitu Universitas Indonesia, Institut Teknologi Bandung, Universitas Negeri Sebelas Maret Surakarta (UNS), dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya (ITS), untuk mengembangkan mobil listrik. Menurut blog Dana Moneter Internasional (IMFBlog), transisi dari kendaraan berbahan bakar minyak (BBM) kepada ke mobil dan motor yang menggunakan tenaga listrik sepenuhnya akan berlangsung selama 10 hingga 25 tahun ke depan. Baca selengkapnya…. http://koran.uns.ac.id/viewonlnews/1355
  2. Menristekdikti Gandeng 4 Universitas untuk Bikin Mobil Listrik. Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah membuat instruksi tertulis, yang isinya memerintahkan semua kementerian dan lembaga negara terkait untuk mendukung pengembangan mobil listrik. Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti), Mohamad Nasir, mengaku telah membentuk tim yang terdiri dari Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) dan 4 universitas untuk mengembangkan mobil listrik ‘made in Indonesia’. Keempat perguruan tinggi yang digandeng Nasir adalah Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Sebelas Maret (UNS), dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS). “Yang kami tunjuk kemarin yang sudah berjalan dengan baik itu ada UI, ITB, UNS, dan ITS,” ucapnya. Baca selengkapnya… http://koran.uns.ac.id/viewonlnews/1366
  3. Kata Menristek Dikti, Tiga Tahun Lagi, Mobil Listrik Indonesia Bakal Unjuk Gigi. Produksi mobil listrik nasional (molinas) konon baru akan dimulai dalam waktu tiga tahun ke depan. Pada 2020, pemerintah optimistis mobil listrik karya anak bangsa siap mengaspal di jalanan. Lalu sudah sejauh mana progresnya?   Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir mengungkapkan saat ini produksi mobil listrik Indonesia masih dalam tahap purwarupa (prototype). Ia sudah menunjuk lima perguruan tinggi, antara lain UI, UGM, ITB, UNS, dan ITS untuk melakukan penelitian lanjutan. Baca selengkapnya… http://koran.uns.ac.id/viewonlnews/1386
  4. Pemerintah Ajak Universitas Negeri Kembangkan Mobil Listrik. Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) menargetkan Indonesia dapat memproduksi mobil listrik sendiri pada 2020 mendatang. Menurut Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Muhammad Nasir, pihaknya saat ini telah membentuk tim untuk mengkaji rencana tersebut. Lebih lanjut, Nasir menyebutkan nama-nama perguruan tinggi yang memperoleh mandat tersebut ialah Universitas Indonesia (Depok), Institut Teknologi Bandung (Bandung), Universitas Sebelas Maret (Surakarta), dan Institut Teknologi Surabaya (Surabaya). Baca selengkapnya… http://koran.uns.ac.id/viewonlnews/1367
  5. Mobil Listrik Buatan Indonesia Meluncur Tiga Tahun Lagi. Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Mohamad Nasir, mengatakan, produksi mobil listrik buatan Indonesia ditargetkan mulai pada 2020 mendatang. Nasir mengatakan, Kemenristekdikti telah membentuk tim yang melibatkan Badan Penerapan dan Pengkajian Teknologi (BPPT) serta empat universitas terkemuka di Indonesia. Ia menuturkan, empat perguruan tinggi yang ditunjuk untuk meneliti mobil listrik itu adalah Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS). Baca selengkapnya… http://koran.uns.ac.id/viewonlnews/1368
  6. Indonesia Targetkan Produksi Mobil Listrik Mulai 2020. Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) telah menyiapkan tim untuk produksi mobil listrik. Rencananya mobil listrik bisa diproduksi mulai 2020. Nasir telah menunjuk Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Sebelas Maret (UNS), dan Institut Teknolgi Sebelas November Surabaya (ITS), sebagai perancang mobil listrik. Baca selengkapnya… http://koran.uns.ac.id/viewonlnews/1369
  7. Indonesia Bakal Produksi Mobil Listrik pada 2020. Pemerintah dalam hal ini Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) menargetkan mobil listrik dapat diproduksi secara massal pada 2020 di Indonesia. Kemenristekti menyatakan, telah membentuk tim untuk mewujudkan hal tersebut. Menristekdikti Mohamad Nasir mengatakan, tim tersebut melibatkan 4 perguruan tinggi dan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT). 4 perguruan tinggi ini antara lain Universitas Indonesia (UI), Intitut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Sebelas Maret (UNS) dan Intitut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS). Baca selengkapnya… http://koran.uns.ac.id/viewonlnews/1370
  8. JK Minta Pengembangan Mobil Listrik. Wakil Presiden RI Jusuf Kalla meminta Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) dan pihak terkait lainnya untuk memulai kajian pengembangan mobil listrik. Sementara itu, Menristekdikti M Nasir ditemui dalam kesempatan sama mengatakan, terkait pengembangan mobil listrik, pihaknya sudah menggandeng empat perguruan tinggi untuk melakukan kajian. Adapun keempat perguruan tinggi yang ditunjuk masuk dalam tim kajian, yakni Universitas Indonesia (UI), Universitas Teknologi Bandung (ITB), Universitas Sebelas Maret Surakarta (UNS), dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya. Baca selengkapnya… http://koran.uns.ac.id/viewonlnews/1371
  9. Pemerintah Lirik 4 Universitas untuk Kembangkan Mobil Listrik. Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir mengatakan telah membentuk tim dengan melibatkan empat perguruan tinggi nasional dan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) untuk pengembangan mobil listrik. Bila berjalan mulus, ia menargetkan mulai 2020 Indonesia sudah dapat melakukan produksi dalam negeri. Empat perguruan tinggi itu adalah Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Sebelas Maret (UNS) dan Institut Teknologi Surabaya (ITS). Pemilihan empat perguruan tinggi itu, menurut Nasir, karena fakultas teknik di empat universitas itu telah mengembangkan masing-masing komponen yang dibutuhkan dalam pembuatan satu unit mobil listrik. Baca selengkapnya … http://koran.uns.ac.id/viewonlnews/1372
  10. Four higher education institutions involved in national electric car project. Four higher education institutions are reportedly involved in the development of a national electric car. Technology, Research and Higher Education Minister Muhammad Nasir told Antara news agency on Tuesday that among the institutions involved in the ministry’s research, which is currently entering the prototype-development preparation phase, are Sebelas Maret University (UNS) Surakarta, Central Java; the University of Indonesia in Depok, West Java; the Bandung Institute of Technology in West Java; and the November 10 Institute of Technology (ITS) Surabaya in East Java. Baca selengkapnya… http://koran.uns.ac.id/viewonlnews/1376
  11. Butuh Komitmen untuk Memproduksi Mobil Listrik di 2020. Rencana pemerintah mewujudkan mobil listrik nasional terus dikonkretkan. Namun untuk memproduksi massal pada 2020 nanti, komitmen dibutuhkan terutama untuk penyediaan komponen. Pemerintah melalui Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi sudah membentuk tim untuk mengembangkan kendaraan hemat energi tersebut. Ditargetkan pada 2020 mobil listrik karya anak bangsa dapat diproduksi. Tim itu nantinya akan terdiri atas Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) serta empat perguruan tinggi negeri, yakni Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS), dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS). Kemenristek Dikti optimistis tim mampu merealisasikan terobosan besar dalam dunia transportasi Tanah Air itu. Baca selengkapnya… http://koran.uns.ac.id/viewonlnews/1382
  12. Mantap! 4 Kampus Dipilih untuk Produksi Massal Mobil Listrik Nasional. Empat perguruan tinggi negeri di Indonesia terpilih untuk menggarap pengadaan mobil listrik nasional yang akan diproduksi massal pada 2020 mendatang. Keempat perguruan tinggi tersebut di antaranya Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS), dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS). Baca selengkapnya… http://koran.uns.ac.id/viewonlnews/1384
  13. Empat PT Dilibatkan Riset Mobil Listrik. Menteri Riset, Taknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir mengatakan empat perguruan tinggi (PT) dilibatkan dalam riset pengembanga mobil listrik nasional. Menteri Nasir, yang ditemui di Kantor Kemenko Pulhukam, Jakarta, Selasa, (1/8) menuturkan empat perguruan tinggi itu antara lain adalah Universitas  Negeri Sebelas Maret (UNS), Universitas Indonesia (UI), Instityt Teknologi Bandung (ITB), dan Institut Teknologi Sepuluh November Surabaya (ITS). Baca selengkapnya… http://koran.uns.ac.id/upload/5985beec73670.pdf
0