Your address will show here +12 34 56 78
Berita
September  24th-29 th, 2018. Surakarta, Central Java, Indonesia. International Visual Culture Exhibition (IVCE) merupakan acara pameran internasional yang rencananya akan menjadi kegiatan tahunan di Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD), Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta.
IVCE#1 diselenggarakan dalam kemasan “Nature, Culture, and Arts” yang diselenggarakan pada tahun 2017 yang lalu dengan mengusung tema ekologi dengan pendekatan kebudayaan (culture) yang sejalan dengan konsep green campus UNS.

Pada IVCE#2 tahun ini, tema Transcoding dipilih untuk mengkritisi fenomena-fenomena yang berkembang saat ini, sehingga perlu penyegaran kembali warisan seni-budaya yang semakin kehilangan animo dan pelakunya. Sangat tepat jika IVCE#2 juga mengkiritsi fenomena semakin menipisnya sumber daya alam untuk dieksploitasi dan kian pentingnya kreativitas sebagai modal penting dan fenomena kian hilangnya kesadaran historis ditengah budaya konsumerisme. Kuratorial Transcoding terlampir.
IVCE#2 ini diikuti oleh perupa perorangan atau kelompok dari civitas academica Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, alumni, dan internasional, berdasarkan proses seleksi tim kurator dan juga berdasarkan undangan khusus dari pihak kurator.

Pada kesempatan kali ini, IVCE#2 menampilkan karya Drawing, Lukisan, Seni Grafis, Seni Keramik, Seni Patung, Seni Kriya, Batik, Fotografi, Seni Instalasi, Seni Video (Video Art), Komik, Desain Interior, Desain Komunikasi Visual, Desain Tekstil, Multimedia, Media Baru (New Media), dan lain-lain.
IVCE#2 diikuti oleh 27 perupa Indonesia, 20 perupa Internasional. Karya desain komunikasi visual sejumlah 1 karya, karya desain interior sejumlah 2 karya, karya desain tekstil sejumlah 1 karya, karya multimedia sejumlah 1 karya, karya seni rupa murni sejumlah 25 karya.
IVCE#2 dibuka oleh Prof. Dr. Ravik Karsidi, M.S (Rektor UNS) dan jajarannya dan dihadiri oleh civitas academica UNS, stakeholder di bidang seni rupa, kurator, kolektor seni, bidang pendidikan, profesional, pemerintah daerah, dan masyarakat umum.
Dalam pameran, yang menentukan kualifikasi karya adalah kurator. Kali ini, FSRD memilih 5 kurator dari internal FSRD UNS dan 2 kurator esternal dengan kualifikasi internasional.
Disisi lain, apa itu TRANSCODING

Transcoding sebagai tema kuratorial pada pameran ini dimaknai sebagai praktik atau tindakan membuat makna baru dari arti/makna/tanda yang telah ada. Tema kurasi ini dilatari oleh: 1) perlunya menyegarkan kembali warisan seni-budaya yang semakin kehilangan animo dan pelakunya, 2) fenomena semakin menipisnya sumber daya alam untuk dieksploitasi dan kian pentingnya kreativitas sebagai modal penting, dan 3) fenomena kian hilangnya kesadaran historis ditengah budaya konsumerisme.

Dari tiga hal itu, pameran ini hendak merespons fenomena-fenomena itu untuk tujuan pertama, orang akan memiliki kesadaran untuk meremajakan warisan seni-budaya dengan bentuk, teknik dan ide yang segar; kedua, menjadikan kreativitas menjadi praktik penting untuk selaras dengan perubahan riil dalam masyarakat; ketiga merajut sejarah dengan cara dialogis-kreatif.
Dengan uraian diatas, kami, kurator berharap peserta pameran dapat menampilkan: 1) karya dengan transcoding spirit, 2) karya yang berorientasi pada green concept, yaitu karya yang sedapat mungkin mengandung gagasan yang pro lingkungan dan mengandung bahan/material yang ramah lingkungan dan memiliki dimensi/aspek keberlanjutan (sustainbility), 3) karya yang memiliki muatan dialog dengan sejarah, menunjukkan kreatifitas baru dan segar dalam aspek bentuk, ide dan gagasan.
Kami berharap pameran ini dapat membawa manfaat bagi masyarakat luas untuk dapat terlibat dan mengapresiasi berbagai karya dari disiplin dan lintas displin seni murni, desain, kriya, hingga media baru, juga bagi pendidikan tinggi seni dalam memberikan tawaran perspektif segar dalam merespons warisan seni-budaya dan perubahan-perubahannya dengan pengalaman dekat secara kritis-reflektif.

: UNDUH SELENGKAPNYA : KATALOG : RUNDOWN :

 

0

Berita

Lomba Mahasiswa tingkat Universitas diadakan oleh tim Green Campus Universitas Sebelas Maret. Lomba ini sebagai salah satu usaha untuk mewujudkan UNS sebagai kampus yang ramah lingkungan melalui penggalian ide maupun penerapan ilmu pengetahuan bagi permasalahan di lingkungan sekitar. Terdapat 6 pilar green campus yang minimal salah satunya harus termuat dalam karya mahasiswa, yaitu:

  1. Setting and Infrastructure: pilar yang bertujuan untuk mendorong penyediaan ruang untuk penghijauan dan infrastruktur yang ramah lingkungan.
  2. Energy and Climate Change: pilar yang terkait dengan penggunaan energi dan isu perubahan iklim.
  3. Waste: pilar yang berkaitan dengan aktivitas pengolahan sampah, termasuk segala bentuk aktivitas 3R (Reduce, Reuse, Recycle).
  4. Water: pilar ini mendorong usaha penghematan air, program water recycling, dan sebagainya.
  5. Transportation: pilar yang mendorong pengurangan carbon footprint melalui sistem transportasi.
  6. Education: usaha-usaha dalam menuangkan materi-materi lingkungan dan keberlanjutan dalam pendidikan.


Lomba Mahasiswa dibagi menjadi tiga kategori, yaitu:
  1. Karsa Cipta Lingkungan

Penciptaan yang didasari atas karsa dan nalar mahasiswa, bersifat konstruktif serta menghasilkan suatu sistem, desain, model/ barang atau prototipe dan sejenisnya yang ramah lingkungan atau nantinya dapat digunakan untuk mewujudkan lingkungan yang ramah lingkungan.

Luaran dari kegiatan KC dapat berupa prototipe, model, desain (alat, barang, poster/ sticker bertema lingkungan), piranti lunak, atau potensi paten. Luaran pada kategori karsa cipta termasuk mengolah kembali bahan-bahan bekas menjadi bahan baru atau barang yang bernilai seni.

  1. Penerapan Teknologi Tepat Guna Sederhana

Penerapan konsep, prototipe, model, desain, piranti lunak, atau potensi paten yang telah ada sebelumnya untuk mengatasi permasalahan lingkungan di masyarakat.

Luaran dari kegiatan ini dapat berupa penerapan konsep, model, desain, piranti lunak, jasa, atau potensi paten yang telah ada sebelumnya. Sebagai contoh untuk kategori penerapan teknologi adalah melakukan pengomposan untuk mengatasi permasalahan sampah organik, membuat vertical garden, dan sebagainya.

  1. Gagasan Tertulis

Merupakan wahana mahasiswa dalam berlatih menuliskan ide kreatif sebagai respons intelektual atas persoalan-persoalan lingkungan aktual yang dihadapi masyarakat. Ide tersebut tidak terikat bidang ilmu, harus unik, kreatif, visioner dan bermanfaat sehingga idealisasi kampus sebagai pusat solusi dapat menjadi kenyataan. Gagasan yang disampaikan tidak hanya mengungkapkan fakta sosial, namun juga harus mampu memberi atau menawarkan solusi.

Ketentuan umum Lomba:
  • Setiap fakultas wajib mengirimkan minimal lima kelompok peserta yang mencakup ketiga kategori.
  • Jumlah peserta untuk masing-masing jenis lomba adalah 2-4 orang, boleh terdiri dari angkatan yang berbeda atau prodi yang berbeda, namun masih berada dalam satu fakultas.
  • Untuk peserta yang mengirimkan karya berupa desain poster, sticker, atau sejenisnya wajib mengirimkan file dengan resolusi tinggi sehingga dapat dicetak dengan kualitas baik.
  • Semua karya yang didaftarkan harus merupakan karya asli yang belum pernah dipublikasikan pada kompetisi/ publikasi lainnya. Semua karya yang masuk menjadi hak cipta Green Campus UNS untuk dipublikasikan maupun digunakan untuk kepentingan Universitas Sebelas Maret.
Jadwal Kegiatan 1-5 Oktober 2018 Sosialisasi melalui BEM dan duta GC 8 Oktober – 20 Nopember 2018 Pendaftaran 1 Nopember – 30 Nopember 2018 Pengumpulan karya 1-7 Desember 2018 Seleksi oleh tim GC 7 Desember 2018 Pengambilan keputusan hasil lomba oleh tim 11 Maret 2019 Pengumuman hasil dan penyerahan hadiah

Ketentuan Penilaian

Penilaian karya mahasiswa didasarkan pada nilai originalitas, kreatifitas, kemanfaatan dan keberlanjutan ide dalam mengatasi permasalahan lingkungan.



Website
Keterangan:

Untuk mengikuti Lomba GC UNS 2018 mahasiswa diwajibkan mendaftarkan dalam jaringan (daring) dengan alamat http://greencampus.uns.ac.id/lomba menggunakan akses Single Sign On (SSO) dengan mengisi dan melengkapi menu yang muncul, antara lain terdapat sebagai berikut:

  1. Pendaftaran

Data diri dan anggota kelompok

Kategori lomba yang diikuti

  1. Aktivitas

Progress pembuatan karya tiap kategori: upload foto progress pembuatan karya

Hasil Karya

Upload hasil karya tiap kategori lomba. Untuk kategori lomba dengan karya berupa alat/ karya seni, dapat mengunggah foto hasil karya (karya secara fisik dikumpulkan melalui BEM masing-masing fakultas)

  1. Materi presentasi dapat diunduh dalam jaringan (daring) berikut.
  2. Pengumuman

Panitia akan mengumumkan hasil lomba secara online

0

Berita

TAMAN SAKRAL (Sakura di Lawu) yang berada di Cemoro Kandang Gunung Lawu Karanganyar, merupakan persembahan karya ekowisata oleh Toyota “Berbagi – Bersama Membangun Indonesia” dengan Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, Perum Perhutani, dan LIPI.




Dalam rangka 60 Tahun Hubungan Diplomatik Indonesia – Jepang, taman tersebut telah diresmikan 27 Januari 2018 oleh Presiden Direktur PT. Toyota Motor Manufacturing Indonesia, Warih Andang Tjahjono; Duta Besar Jepang untuk Indonesia, Masafumi Ishii; dan Gubernur Jawa Tengah H. Ganjar Pranowo.

0

Berita

The 4th International Workshop on UI GreenMetric World University Rankings (IWGM) 2018 dengan tema Universities, Impacts and Sustainable Development Goals (SDGs) berlangsung pada tanggal 08-10 April 2018 bertempat di Gedung Rektorat, Universitas Diponegoro, Tembalang, Semarang, Indonesia. Total peserta sejumlah 300 universitas dari universitas peserta UI Green Metric University Ranking yang berasal dari 75 negara.

Workshop dibuka oleh Rektor Universitas Diponegoro dan Rektor Universitas Indonesia. Dilanjutkan keynote speaker dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Perikanan; Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi serta Executive Committee of IREG Observatory on Academic Ranking and Excellence. Dilanjutkan dengan workshop paralel untuk  topik 2 area GreenMetric Indicators, such as Setting and Infrastructure, Energy and Climate Change Policy, Waste, Water, Transportation, and Education.

Hadir pimpinan Universitas Sebelas Maret, Surakarta, Indonesia yang dalam hal ini mewakili Rektor adalah Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof. Drs. Sutarno, Ph.D., dan pimpinan UNS Green Campus adalah Prof. Dr. Okid Parama Astirin, M.S., dan Ir. Winny Astuti, M.Sc., Ph.D.

selengkapnya…

0