Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB)

Universitas Sebelas Maret

2016

[K7717070] Silvia Dewi


Taman bunga

Kelompok : 1 Program Studi / Fakultas : Pendidikan Akuntansi / FKIP Anggota : 1. Artulistyas (K7717012)
2. Octavia Indriani (K7717055) 
3. Wiwin Putri Latifah (K7717079) 
4. Yuliyana (K7717083) 
5. Seraf hutnikanari (K7717068)
6. Felia Pratikasari (K7717031)
7. Hana Nur Adila (K7717033)
8. Halimah (k7717032)
9. Mery bella M k7717051
10. Ayu septi v k7717015
11. Tri Oktaviana (K7717074)
12. Vety Puspasari (K7717078)
13. Nurma Melati (K7717054)
14. Kristanto (K7717043)
15. Siti nur anisya(K7717071)
16. Rini Dwi Ningsih (K7717065)
17. Arifah (K7717011)
18. Nodiantoro (K7717052)
19. Alifiyah (K7717003)
20. Fatika Ayu (K7717029)
21. Silvia Dewi (K7717070)
Program Green Campus adalah suatu program untuk menciptakan lingkungan kampus tidak hanya sebagai tempat yang nyaman, bersih,  teduh (hijau), dan sehat dalam menimba ilmu pengetahuan namun juga sebagai penelitian mengenai lingkungan dan bentuk pengabdian kampus terhadap masyarakat yang rawan terkena dampak kerusakan lingkungan. Sebenarnya Green Campus merupakan program yang sudah lama. Pemerintah menyatakan telah melakukan sosialisasi program Green Campus sejak delapan tahun yang lalu. Perlu adanya inovasi agar program ini sesuai dengan perkembangan jaman. Dengan menciptakan konsep Green Camlus yang baru. 
Program ini dalat berjalan dengan efektif serta efisien seperti halnya Universitas Sebelas Maret (UNS) yang mengadakan kegiatan Lomba Rencana Aksi UNS Green Campus 2017 yang diperuntukkan bagi mahasiswa baru 2017. Dengan tema Ramah Lingkunganku, Berbudaya UNS-ku. Mahasiswa baru dapat mengembangkan ide kreatifitas dalam membuat green campus. Tujuan kegiatan lomba ini adalah untuk meningkatkan peran serta dalam mendukung kegiatan UNS Green Campus dalam rangka mewujudkan Universitas Sebelas Maret sebagai kampus yang berbudaya dan ramah lingkungan. 
Program Green Campus ini sangat baik jika dapat berkalan rutin. Namun, dalam kenyataannya masih ada kendala-kendala yang menghalangi program ini. Contohnya, masih banyak warga kampus yang membuang sampah sembarangan. Entah itu di selokan, maupun di bawah pohon. Padahal tak jauh dari tempatnya sudah tersedia tempat sampah yangbsiap menampung sampah bungkus makanan atau minuman. Sejatinya, di UNS sudah tersedia jenis tempat sampah organik dan anorganik. Sayangnya, masih banyak yang mencampur-adukkan sampah-sampah tersebut. Tentu hal ini akan menurunkan kualitas program green campus. Memang tak mudah menciptakan program ini ditambah kesadaran akan lingkungan yang bersih dan asri kurang. 
Untuk mengurangi kendala tersebut ada beberapa solusi yang dapat menyadarkan kepada seluruh warga kampus betapa pentingnya mempunyai lingkungan yang bersih dan asri. Pertama, adanya sosialisasi mengenai macam-macam sampah,  baik itu sampah organik ataupun anorganik. Kedua, tingkatkan kesadaran diri sendiri bahwa lingkungan yang bersih dapat meningkatkan konsentrasi saat menimba ilmu pengetahuan di lingkungan kampus. Dan yang ketiga, menanamkan pemikiran bahwa "Kebersihan itu sebagian dari iman".
Dengan solusi diatas diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran pada setiap warga kampus dalam menciptakan UNS Green Campus.