Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB)

Universitas Sebelas Maret

2016

[K4317053] Ricky Wijayanto


Revolusi Go Green

Aksi Generasi Emas Penetap Tonggak Revolusi dalam Konteks Penghijauan Go Green di Lingkungan FKIP Universitas Sebelas Maret

           Dunia merupakan  suatu  tempat dimana manusia berpijak. Di dalamnya terdapat berbagai macam kehidupan dengan segala sistemnya. Tumbuhan merupakan salah satu unsur terpenting  dan yang utama dalam keberlangsungan sistem itu. Lingkungan yang ideal merupakan cerminan sistem yang diidam-idamkan dari dulu hingga sekarang.
Lalu, bagaimana lingkungan yang ideal itu?
Lingkungan ideal adalah lingkungan yang menjanjikan kenyamanan dan ketenteraman. Lingkungan yang menjadi harapan bagi para penghuninya. Setidaknya, lingkungan ideal harus memenuhi 5 aspek. Aspek tersebut meliputi kebersihan, kerindangan, kenyamanan, keamanan, dan ketertiban. 
           Krisis tumbuhan hijau menjadi kendala terbesar dalam menciptakan bumi lebih bersahabat. Tanah yang luas sering terabaikan karena kurangnya kepedulian terhadap lingkungan sekitar dan minimnya pengetahuan terhadap zona nyaman kehidupan. Mereka yang hanya berdalih tanpa membuktikan selalu bisa berekspektasi namun tanpa merealisasikannya. Generasi muda yang merupakan tonggak awal dan acuan pokok suatu roda pergerakan kemajuan negara memiliki peran penting dalam mengembangkan pola pikir yang melingkupi kesadaran diri mengenai wawasan lingkungan.
           Go Green merupakan  salah satu kegiatan penting yang harus dilaksanakan secara konseptual dalam menangani krisis Iingkungan. Begitu pentingnya peranan tumbuhan di bumi ini dalam menangani krisis lingkungan terutama di perkotaan, sangat tepat jika keberadaan tumbuhan mendapat perhatian serius dalam pelaksanaan penghijauan perkotaan sebagai unsur hutan kota.
Bagaimana agar Indonesia Hijau di Mata Dunia?
Tentu saja kita merasa ingin memajukan negara ini. Melihat betapa tertinggalnya negara kita di mata dunia dari segi kebersihan dan kehijauan. Padahal kita adalah pemilik keanekaragaman hayati terbesar setelah Brazil. Mengingat betapa luar biasanya potensi yang kita miliki. Namun sehebat apa pun potensi yang dimiliki, tanpa usaha untuk mengembangkan adalah sama dengan nol. Tak berharga sama sekali. 
Sebagai sebuah universitas yang memberdayakan lingungan, Univeritas Sebelas Maret memiliki program yang mewajibkan Mahasiswa Baru untuk berinteraksi dengan lingkungan. Melalui program sederhana ini tentunya lingkungan di wilayah Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret berubah menjadi lingkungan yang berwawasan lestari.
Seorang mahasiswa yang merupakan generasi terpelajar hendaknya harus membawa perubahan. Sebuah perubahan dimana kita mampu mencabut akar-akar kerusakan dan menanam kembali benih-benih cinta lingkungan. Kita sebagai penerus estafet perjuangan,  harus senantiasa mendukung upaya pemerintah dalam rangka memperbaiki tata lingkungan menuju Indonesia yang lebih baik. Mulai lah dengan menerapkan


Disusun oleh : kelompok Cocos Nucifera FKIP BIO 2017