Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB)

Universitas Sebelas Maret

2016

[K3217068] Rona Uly Helen Cristina


UNS Batu Safir

Penataan lingkungan kampus menjadi Green Campus merupakan penataan lingkungan kampus sehingga dapat menciptakan suasana yang asri, sejuk, bersih, sehat dan dapat mendukung proses pelaksanaan kuliah dengan status dalam ruang atau luar ruang, dalam ruang dan luar ruang, serta bermanfaat bagi lingkungan luar kampus. Lingkungan kampus yang kondusif sangat diperlukan dalam menghasilkan tamatan yang cakap melalui proses belajar mengajar berbasis sistem pendidikan yang bermutu. Tidak itu saja, lingkungan kampus yang kondusif juga akan ikut mendorong terwujudnya pola hidup bermutu yang pada saat ini sangat diperlukan dalam meningkatkan daya saing bangsa dimata dunia sekaligus melestarikan kekayaan sumber daya alam hayati Indonesia.

Penghijauan adalah kegiatan yang sangat penting dilakukan dalam menangani krisis lingkungan dan pemanasan global yang sedang terjadi saat ini. Penghijauan mempunyai berbagai peran dan fungsi. Penhiajauan tidak hanya menanam pohon saja,dengan membersihkan setiap ruangan dan linkungan sekitar kampus serta membuang sampah pada tempat nya juga termasuk penghijauan. Salah satu cara kecil yang di lakukan kampus kami adalah menyediakan tong sampah di setiap ruangan kelas dan lingkungan kampus.

Bagi Bumi, pohon berfungsi menyerap air. Hutan mampu menyerap air hingga 60 sampai 80 persen ke dalam tanah. Itu menjadikan pohon memiliki cadangan air tanah. Akar pohon juga berfungsi menahan erosi. Ketika hujan turun, tanah yang terkikis akan masuk ke aliran sungai, dan menyebabkan terjadinya endapan. Keberadaan pohon akan menahan hal tersebut, sekaligus mempertahankan kesuburan tanah. Karena adanya dahan-dahan pohon, butir-butir air tidak langsung terjatuh ke permukaan tanah ketika turun hujan, sehingga efeknya tidak sampai menggerus lapisan tanah bagian atas yang umumnya subur.

Akar pohon menyerap air hujan ke tanah, sehingga tidak mengalir sia-sia. Kemudian, pohon mengikat air di pori tanah, dan menjadikannya sebagai cadangan air di musim kemarau, sehingga ketersediaan air tanah secara berkesinambungan tetap terjaga. Karena keteraturan itu, Bumi mampu bertahan dari kekeringan di musim kemarau, dan musim penghujan tidak sampai menimbulkan ancaman banjir. Kemudian, akar pohon juga mengikat butir-butir tanah, sehingga dapat mencegah terjadinya erosi dan tanah longsor. Pohon-pohon di hutan mendaur ulang hujan dan membangun iklim mikro, menguapkan 3/4 air hujan ke atmosfer, sehingga iklim mikro terjaga, kelembapan terkendali, dan curah hujan turun.

Pohon sangat berguna untuk kita. Banyak manfaat dari pohon bagi kita dan sesama mahluk penghuni bumi lainya, Tuhan tidak menyukai orang-orang yang merusak lingkungan, dan Tuhan memerintahkan kita untuk menjaga dan melestraikan lingkungan, pohon itu ibaratnya paru-parunya dunia. Tanpa ada pohon kita tidak bisa hidup seperti sekarang.