Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB)

Universitas Sebelas Maret

2016

[H0816044] Emilleo Boby Erlangga


UNS Ku, Kampus Hijau Ku

Universitas Negeri Sebelas Maret merupakan salah satu universitas di Indonesia yang dikategorikan sebagai green campus. Hal ini sesuai dengan lingkungan UNS yang banyak ditumbuhi tanaman, sehingga terlihat begitu hijau dan asri. Namun, arti green campus sebenarnya bukan hanya kampus hijau yang ditumbuhi banyak pohon pohon, melainkan lingkungan kampus yang dijadikan berwawasan lingkungan. Lingkungan kampus yang seperti itu akan mendukung proses pembelajaran dan memudahkan mahasiswa untuk meraih prestasi.

            Untuk mewujudkan UNS green campus, telah disusun beberapa program oleh pihak terkait. Salah satunya adalah program “One Student Five Trees”, maksudnya seorang mahasiswa selama menempuj jenjang pendidikan di Universitas Negeri Sebelas Maret diwajibkan untuk menanam dan merawat lima tumbuhan di ligkungan kampus. Hal ini untuk mendapatkan lingkungan kampus yang hijau dan asri. Selain itu, pihak universitas juga menggalakkan hemat air, yaitu dengan memasang stiker hemat air di area kamar mandi, dan program hemat kertas, yaitu dengan memanfaatkan teknologi, sebagai contoh tugas-tugas mahasiswa dapat dikumpulkan kepada dosen dalam bentuk soft file melalui email. Namun, program-program untuk mewujudkan green campus yang sesungguhnya belum sepenuhnya berjalan dengan baik. Masih banyak kendala-kendala yang dapat menghambat terselenggaranya program UNS Green Campus, antara lain sampah plastik yang berserakan di lingkungan kampus, daun kering yang berjatuhan juga dapat mengganggu pemandangan, serta udara di area kampus masih tercemar dengan polusi. Hal ini dikarenakan kurangnya rasa kesadaran dan kepedulian dari seluruh civitas akademika untuk menjaga lingkungan.

            Setiap masalah harus dicari jalan keluarnya, walaupun hanya masalah kecil. Karena apabila dibiarkan masalah tersebut dapat semakin memburuk. Begitu juga masalah yg masih menjadi kendala dalam pelaksanaan program green campus. Langkah awal yang harus dilakukan adalah menumbuhkan kesadaran dan kepedulian terhadap lingkungan dalam diri masing-masing civitas akademika di Universitas Negeri Sebelas Maret. Hal itu menjadi hal pertama dan paling utama dalam pelaksanaan program green campus. Langkah selanjutnya adalah memikirkan dan melaksanakan ide-ide kreatif, sebagai contoh mengadakan sosialisasi agar membuang sampah pada tempatnya dan memilah tempat untuk sampah anorganik dan sampah organik. Dedaunan kering yang jatuh dari pohonnya dapat disatukan dan dikumpulkan dengan sampah organik. Sampah anorganik dapat diolah atau didaur ulang menjadi barang-barang yang bermanfaat dan mempunyai nilai jual. Sedangkan, sampah organik dapat diolah menjadi pupuk yang dapat digunakan untuk menstimulus pertumbuhan tanaman-tanaman di lingkungan Universitas Negeri Sebelas Maret. Selain itu, dapat menggalakkan gerakan sehat dan cinta lingkungan dengan bersepeda onthel. Hal ini juga bertujuan untuk mengurangi polusi udara. Selain menyediakan bus kampus, pihak universitas juga dapat menyediakan beberapa sepeda onthel, terutama untuk mahasiswa yang kost dan jalan kaki.

            Semua program green campus tidak akan terlaksana tanpa keikut sertaan seluruh civitas akademika di Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS). Dengan segala bentuk partisipasi, kecil maupun besar, akan tetap mempengaruhi kesuksesan progam tersebut. Apabila Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) menjadi kampus yang hijau, asri, bersih, indah, dan menciptakan kenyamanan, tidak hanya satu atau dua orang yang merasa bangga, melainkan seluruh civitas akademika di UNS, bahkan seluruh warga Surakarta akan ikut merasa bangga.

Menampilkan Video Green Campus UNS

Menampilkan Sticker/ Poster Green Campus UNS