Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB)

Universitas Sebelas Maret

2016

[H0816031] Dahlia Ari Sunday


Hemat Listrik dan Air di UNS

Hemat Air dan Listrik di UNS
Penghematan energi merupakan upaya untuk mengurangi penggunaan energi. Hal ini dapat dicapai dengan menggunakan energi seperlunya dan seefisien mungkin agar energi tidak begitu saja terbuang percuma (mubadzir). Tindakan menghemat energi sekaligus juga tindakan menghemat pengeluaran atau biaya.Dengan memperhatikan penggunaan lampu yang digunakan seefisien mungkin, maka kita akan menghemat umur lampu tersebut. Selanjutnya, dengan menghemat listrik, kita telah berpartisipasi dalam mencintai bumi. Sebab, pembangkit listrik khususnya di negara kita menggunakan bahan bakar fosil yang hasil pembakarannya merupakan penyumbang terbesar pemanasan global. 50-60% dari berat badan manusia adalah air jadi hanya 1/3 saja untuk yg selainya, artinya lebih dari setengahnya air terdapat dalam tubuh manusia, itu berarti manusia lebih membutuhkan air dibanding asupan lainya. Namun pada kenyaataanya manusia tidak menyadari hal itu sehingga mereka lebih cenderung memperhatikan hal lainnya ketimbang memperhatikan air yang cadanganya semakin berkurang karena yang mampu menyimpan cadanga air berkurang. Negara indonesia hanya memiliki 2 musim yaitu musin hujan dan musim kemarau. Masing-masing dari dua musim ini ada masanya artinya terkadang kita mengalami musim hujan dimana kita banyak mendapatkan kiriman air hujan yang bisa dimanfaatkan, dan terkadang kita pun mengalami musim kemarau dimana selama beberapa bulan kita tidak mendapatkan kiriman air untuk menunjang kebutuhan kita. Semestinya dengan kondisi ini manusia harus pintar-pintar menyimpan cadangan air untuk bisa digunakan saat kemarau berkepanjangan tiba, ditambah lagi dengan meningkatnya jumlah populasi manusia memicu kebutuhan air bersih yang tersimpan dalam tanah meningkat, apakah itu untuk untuk kebutuhan dirinya sendiri, kebutuhan rumah tangga, untuk bertani, industri, dan lain-lain. Tetapi faktanya tidak demikian saat musim penghujan tiba air yang seharusnya itu adalah berkah yang ada malah jadi malapetaka, sehingga apapun musimnya, malapetaka jadinya. Untuk itu perlu ada langkah khusus yang bisa kita mulai dari diri kita dan sejak sekarang juga.

Seringkali kita menyepelekan hal-hal kecil di sekitar kita yang secara tidak langsung berdampak buruk bagi kita. Salah satunya adalah air dan listrik. Indonesia adalah negara yang terkenal kaya akan sumber daya alamnya termasuk air, juga pengembangan listrik yang sudah menyebar seantero Indonesia. Namun, sadarkah kita dengan kelimpahan nikmat air dan listrik membuat kita lalai akan keberadaannya?
Universitas Negeri Sebelas Maret yang notabene terletak di kota Solo salah satu penikmat air dan listrik di Indonesia, kita bisa menemukan air bersih dengan mudah dan perkembangan listrik juga sudah merata di kota Solo. Sebagai warga UNS sudah seharusnya kita bisa melakukan penyelamatan lingkungan salah satunya dengan menghemat air dan listrik. Kita bisa melakukan penghematan air dengan cara-cara simpel.
Pertama, budayakan peduli. Warga UNS harus peduli pada kran air yang menyala secara terus-menerus, kita harus secara sadar langsung peduli untuk mematikannya. Meskipun secara langsung bukan kita yang menyalakan namun kita harus tergerak hatinya untuk senantiasa peduli. 
Kedua, perbaiki sarana yang rusak. Kadangkala, ketika rasa peduli sudah muncul, niatan kita terhalang pada rusaknya sarana dan prasaranya. Misalnya, ada kran air yang tidak bisa dimatikan atau sakelar lampu yang entah dimana letaknya. Hal ini juga patut untuk diperhatikan oleh warga UNS agar rasa peduli yang sudah muncul itu tidak gugur akibat adanya kesalahan-kesalahan seperti ini.
Begitu juga dengan listrik, dimana seringkali kita lalai untuk mencabut peralatan dari sakelar yang sudah tidak digunakan lagi, hal tersebut terlihat sepele namun sejatinya sekalipun daya listrik tidak mengalir namun listrik tetap dialirkan ke dalam peralatan yang masih menancap di sakelar.
Matikan sakelar lampu di pagi dan siang hari, seringkali gedung yang lampunya di malam hari dinyalakan lupa tidak dimatikan saat di pagi hari. Ini merupakan tanggungjawab kita untuk mematikan sakelar lampu.
Gunakan AC seperlunya, sekarang ini di UNS hampir setiap ruangan pasti memiliki AC atau kipas angin yang kadangkala dinyalakan keduanya saat cuaca mulai panas. Hal ini tentu saja membuat pemakaian listrik membengkak, kita harus bisa memprioritaskan kapan AC dan kipas angin dinyalakan.

Menampilkan Video Green Campus UNS

Menampilkan Sticker/ Poster Green Campus UNS