Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB)

Universitas Sebelas Maret

2016

[H0716003] Adi Kurnia


Menuju Green Campus Sebenarnya

Anggota Kelompok 1 Agroteknologi :

1.      Abdul Ghaffar A. Z.

2.      Abdur Rahman Aziz

3.      Adi Kurnia Ramadhan

4.      Aditya Noor Hariyadi

5.      Affryda Sri Indrawati

Menuju Green Campus Sebenarnya

            Green campus adalah program penghijauan di sekitar area kampus. Green campus bukan hanya tentang mengecat bangunan menjadi hijau atau menanam lebih banyak tanaman agar terlihat hijau, melainkan mebuat kampus menjadi tempat yang nyaman untuk belajar. Program green campus ini mengajak mahasiswa dan masyarakat sekitarnya untuk tetap menjaga lingkungan agar tercipta bumi yang nyaman. Program green campus juga tidak hanya dilakukan di Indonesia, melainkan di luar negeri. Banyak cara yang bisa dilakukan untuk mewujudkan program green campus ini.

            Pertama, membuang sampah pada tempatnya. Kegiatan sehari – hari yang mungkin jarang kita lakukan ini merupakan jalan utama untuk mewujudkan program green campus. Membuang sampah sembarangan dapat merusak pemandangan, infrakstruktur, lingkungan sekitarnya, dll. Menangani hal ini mungkin sulit, berbagai cara telah dilakukan untuk mencegah orang membuang sampah sembarangan. Mulai dari poster, video, stiker, dll. Dan seharusnya tempat sampah adalah tempat yang sering dikunjungi. Jadi, kenapa tidak buat tempat sampah tempat yang menarik untuk orang – orang? Itu merupakan hal yang sulit karena tempat sampah adalah “tempat sampah”. Dengan tidak ada orang yang membuang sampah sembarangan, dijamin kampus akan terasa lebih nyaman untuk dijadikan tempat belajar ataupun yang lainnya.

            Kedua, Tidak memakai kendaraan berbahan bakar fossil. Iya, bahan bakar fossil merupakan salah satu penyebab besar perubahan iklim di bumi. Dengan tidak memakai kendaraan berbahan bakar fossil, kita bisa mengurangi polusi udara yang merusak atmosfer bumi. Hal ini bisa didukung pula dengan menempatkan kampus memberikan prasarana bagi mahasiswanya untuk berkeliling kampus. Entah dengan menempatkan rental sepeda atau membuat halte bis kampus di setiap fakultas.

            Ketiga, menghemat energi. Energi identik dengan listrik. Listrik digunakan setiap saat. Listrik dihasilkan dari bahan bakar fossil. Menghemat energi dapat menyukseskan program ini. Karena kampus merupakan tempat yang luas, menghemat energi tentu akan memberikan efek pada pasokan energi di daerahnya. Kesadaran diri kita adalah yang paling penting dalam penghematan energi. tidak lupa para pengajar selalu mengingatkan muridnya untuk selalu menghemat energi. Bisa juga dengan membuat sistem bilamana sebuah perangkat elektronik tidak dipakai selama jangka waktu tertentu, perangkat tersebut akan mati dengan sendirinya dikarenakan sistem tersebut.

            Keempat, menghasilkan energi mandiri. Apa yang lebih baik dari menghemat energi kalau kita bisa menghasilkan energi mandiri. Bisa menghasilkan energi mandiri merupakan cara terbaik untuk mensuksesan program ini. Kita bisa menghasilkan energi dengan memanfaatkan energi matahari. Menempatkan panel – panel surya di lampu – lampu taman maupun di sudut – sudut jalan. Hal itu akan memberikan dampak yang signifikan dalam penggunaan energi.

            Jadi, ada banyak hal yang bisa kita lakukan untuk menyukseskan program green campus ini. Dari membuang sampah pada tempatnya, tidak memakai kendraan berbahan bakar fossil, menghemat energi, dan menghasilka energi mandiri. Program ini tidak akan terwujud jika pihak kampus dan mahasiswa enggan melakukan hal tersebut. Sebagai mahasiswa marilah kita sadar bahwa kita adalah generasi selanjutnya. Kita akan menjadi pendidik generasi selanjutnya. Oleh karena itu, jadikan kampus kita sebagai kampus yang terkenal akan kebersihan, kemandiriannya, dll. Bukan kampus yang terkenal akan kekotorannya, kemalasannya, dan hal hal buruk lainnya.

Menampilkan Video Green Campus UNS

Menampilkan Sticker/ Poster Green Campus UNS