Your address will show here +12 34 56 78
Borang

Program konservasi air tanah merupakan bagian dari pelaksanaan pengelolaan sumber daya air yang merupakan  upaya merencanakan, melaksanakan, memantau, dan mengevaluasi penyelenggaraan konservasi sumber daya air, pendayagunaan sumber daya air, dan pengendalian daya rusak air. Konservasi sumber daya air: upaya memelihara keberadaan serta  keberlanjutan keadaan, sifat, dan fungsi sumber daya air agar senantiasa tersedia dalam kuantitas dan kualitas yang memadai untuk memenuhi kebutuhan makhluk hidup, baik pada waktu sekarang maupun yang akan datang.

 

Baca Selengkapnya …

@2016. greencampus UNS

0

Borang

Pertumbuhan bangunan baru tetap memperhatikan keseimbangan antara ketersediaan lahan dengan ruang terbuka hijau sehingga presentase ruang terbuka hijau di UNS bertambah. Pembangunan baru hight rise building (>4 lt) dapat meningkatkan efisiensi penggunaan lahan, meningkatkan luas ruang terbuka dan intensifikasi pemanfaatan bangunan secara integrative. Gedung perpustakaan yang dibangun 8 lantai selain menjadi perpustakaan pusat UNS juga ditujukan untuk menyediakan, ruang-ruang pameran, sarana komersil yang terpadu  dan ruang serbaguna yang dapat dimanfaatkan untuk seluruh prodi di lingkungan UNS bahkan dapat disewa oleh pihak luar.

Mahasiswa secara serentak menggunakan tumbler dan tempat makan yang dibawa dari rumah, sehingga mengurangi produksi limbah plastic air mineral dan kertas pembungkus makanan. Efisiensi energy dapat dioptimalkan dengan gerakan mengurangi limbah yang dihasilkan dari berbagai aktivitas seperti ini.

Baca Selengkapnya …

@2016. greencampus UNS

0

Borang
Berbagai kegiatan yang menopang penghematan energi listrik antara lain
  • Penggunaan lampu LED, kran otomatis dan AC hemat energi masih belum merata, karena pengadaan barang tersebut menyesuaikan anggaran tersedia sesuai kemampuan fakultas. Gedung yang paling banyak menggunakan ac hemat energi adalah Gedung Pascasarjana.
  • Penyusunan Master Plan UNS mengakomodasi prinsip-prinsip green campus, dengan mengintegrasikan bidang-bidang yang ada mulai dari infra struktur hingga edukasi.
  • Implementasi smart building mulai diterapkan pada Gedung Perpustakaan dan Rumah Sakit Pendidikan UNS.
  • Tidak ketinggalan gedung baru yakni Rumah Sakit Pendidikan UNS, juga menggunakan solar power untuk pembangkit listrik. Solar panel dipasang untuk penerangan luar  sejumlah 50 titik masing-masing berkekuatan 70 watt  di sekitar Gedung Rumah Sakit UNS.

Baca Selengkapnya

@2016. greencampus UNS

0

Borang

Prinsip pembangunan berkelanjutan (sustainable development)diimplementasikan oleh UNS dalam pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi yaitu melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat yang berbasis environment dan sustainability. Pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi yang berbasis lingkungan ini merupakan salah satu upaya UNS untuk mewujudkan green attitude dan green environment. Salah satunya melalui penanaman perilaku Green Pada Mahasiswa Baru 2016.

Baca Selengkapnya …

@2016. greencampus UNS

0

Borang

Meskipun saat ini di beberapa unit  di UNS sudah banyak yang menyediakan tempat parkir sepeda, tahun 2016 ini UNS mengadakan unit parkir sepeda dengan design baru. Saat ini sudah dibangun sebanyak 14 unit shelter sepeda dengan masing-masing shelter berkapasitas 5 sepeda dialokasikan untuk Kompleks Gedung Rektorat, Gedung LPPM dan Fakultas. Karena design dibuat modular sehingga bisa diadakan secara modular. Diharapkan denan adanya shelter sepeda ini akan bisa mendorong lagi civitas academica untuk menggunakan sepeda ke kampus.

Baca Selengkapnya

@2016. greencampus UNS

0

Borang

Adanya penurunan kualitas lingkungan secara global telah menggugah kesadaran masyarakat dunia dalam berbagai sector termasuk dunia pendidikan. Perguruan tinggi sebagai gerbong pembaruan dan peningkatan IPTEK sudah seharusnya memberikan contoh yang baik dalam memelihara lingkungan.  Universitas Sebelas Maret sebagai salah satu perguruan tinggi yang peduli terhadap lingkungan terpanggil untuk menjaga lingkungan yang bersih, hijau, dan sehat melalui program Green Campus. Terdapat beberapa indicator dan kriteria yang harus dipenuhi untuk mewujudkan Green Campus, salah satunya pengelolaan dan pengolahan limbah (Waste) baik limbah organik, anorganik, limbah Bahan Berbahaya dan Beracun(B3) dan disposal. Beberapa program dan kegiatan dalam mengolah dan mengelola limbah, antara lain: Recycling Program for University Waste, Toxic Waste Recycling, Organic Waste Treatment, Inorganic Waste Treatment, Sewage Disposal.

Baca Selengkapnya …

@2016. greencampus UNS

0

Dalam rangka penerapan dan peningkatan kondisi uns sebagai kampus ramah lingkungan, UNS mengusung tiga pilar utama pengembangan yaitu: green rules, green attitude dan green lifestyle serta green infrastructure.

GREEN RULES ditunjukan dengan komitmen pimpinan telah ditunjukkan dengan beberapa kebijakan yang terkait dengan penataan, pemanfaatan dan pengendalian lahan dan bangunan.

GREEN LIFESTYLE AND GREEN ATTITUDE ditunjukkan dengan berbagai kegiatan mahasiswa dan dosen yang mendukung green campus

GREEN INFRASTRUCTURE terlihat pada perencanaan dan pengembangan lahan,  bangunan dan fasilitas kampus yang ramah lingkungan

Kebijakan yang tercantum Di dalam Pedoman P3LB-UNS, 2010, tentang Penataan Bangunan dan Lahan di lingkungan UNS beberapa pembangunan dilaksanakan sebagai berikut :

  1. Kentingan Sebagai Kampus utama, diarahkan menjadi kampus hijau (Green Campus) yang ramah lingkungan, dan humanis yakni suatu kampus yang dirancang memiliki ruang terbuka yang disediakan untuk tumbuhnya tanaman, kebun percobaan, jalur hijau dan hutan buatan, serta pedestrian yang kesemuanya itu diharapkan dapat mewujudkan suasana lingkungan yang bersih, sejuk dan nyaman
  2. Perkembangan fisik UNS tidak lagi dilakukan secara horizontal, namun pengoptimalan konstruksi bangunan yang sudah ada untuk dikembangkan menjadi bangunan minimal 4 lantai sehingga menambah luas lantai kegiatan sebesar 17.188 m2 pada tahun 2013/2014.
  3. Penambahan pedestrian yang mendukung kampus ramah lingkungan menjadi 3.478 m

UNS  juga mengembangkan system pemanfaatan aset yang didasarkan pada prosedur yang telah ditetapkan dengan memperhatikan asas keberlanjutan, ketersediaan sumber daya, transparansi, dan akuntabilitas yang diatur dalam SK Rektor UNS No. 119/H27/HK/2011 tentang Peraturan Manajemen Pengelolaan Aset Universitas Sebelas Maret.

Sebagai bagian dari Kota Surakarta, kampus UNS mendukung Program Pemerintah Kota Surakarta yang berbasis “Ecocultural City” dengan mengalokasikan sebagian lahannya untuk mendukung konsep “kota didalam Hutan” Kota Surakarta. Dan pencapaian karakter kota yang berbudaya.

Pengendalian bangunan dan lingkungan kampus melalui konsep integrasi kampus. memperhatikan secara spesifik konteks Kampus Kentingan UNS YANG memiliki spirit untuk membentuk/memperkuat karakter dan identitas Kampus UNS, dapat memperkuat/memperjelas struktur ruang kawasan Kampus, realistis dan rasional.

Sejalan dengan kebijakan PBB yang tertuang dalam ”The Decade of Education for Sustainable Development”, UNS telah turut meletakkan dasar-dasar, tata nilai dan pelaksanaan pembangunan berkelanjutan yang terlihat dalam pembangunan Komponen-komponen “Setting and Infrastructure” di Kampus UNS Kentingan berikut ini :

A. RTH/Ruang Terbuka Hijau

Di kampus Kentingan luas area terbuka hijau adalah 24,729 ha atau 41,76 %. Pengembangan RTH di kawasan kampus Kentingan UNS didasarkan kebutuhan akan RTH yang memiliki fungsi ekologis dan fungsi social budaya.

Ruang Terbuka Hijau Kampus Kentingan UNS

RTH dengan fungsi ekologis

Rth dengan fungsi ekologis, estetika dan social budaya

RTH dengan fungsi social budaya

B. Hutan Kampus

sebagian besar Ruang Terbuka Hijau tertutup oleh tanaman yang membentuk Hutan Kampus. Hal ini juga sebagai dukungan UNS terhadap Program Kota Surakarta “Ecocultural City”

 

C. Danau

Selain sebagai elemen ruang terbuka hijau dengan luas 0,53 ha , ke depannya danau difungsikan sebagai konservasi air, natural lanscape, perkembangbiakan natural hayati seperti ikan, tanaman air.

Danau Kampus UNS

D. Pedestrian dan Jalan

Pedestrian  yang sudah terbangun di lingkar dalam  gedung pusat, pedestrian penghubung antar fakultas, pedestrian masuk kampus

fasilitas pedestrian di dalam area gedung utk menuju gedung /fasilitas yang lain dengan aman & nyaman sesuai dg Permen PU No. 30/PRT/M/2006 Bab 2B. Penambahan Pedestrian baru di masing-masing Fakultas yang terintegrasi dengan pedestrian utama dan pedestrian di fakultas lain sepanjang 3.447m pedestrian antar bangunan penambahan pedestrian   D. Gedung

Pembangunan dengan mengoptimalkan ketinggian gedung > 4 lt

 

Peta penambahan pedestrian dan pengoptimalan ketinggian bangunan

SUMBER: OLAH DATA DAN HASIL OBSERVASI 2013/2014
0

Borang

Penerapan kondisi Kampus UNS sebagai kampus ramah lingkungan, terkait dengan tiga pilar utama pengembangannya: yaitu green rules, green attitude and green lifestyle, serta green infrastructure.

Pendidikan di UNS kemudian mengoperasikan pada bidang-bidang pengajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Hal ini ditunjukkan dengan berbagai kegiatan yang dilakukan pemangku kepentingan secara lembaga dan perorangan. Pendidikan di UNS dalam mewujudkan green attitude and green lifestyle terlihat pada:

  • Jumlah mata kuliah yang saat ini ditawarkan di UNS terkait lingkungan dan keberlanjutannya menunjukkan jumlah yang signifikan. Hampir semua program studi menyelenggarakan mata kuliah tersebut untuk bisa mendukung green attitude dan green lifestyle.
  • Topik-topik penelitian dan pengabdian terkait lingkungan dan keberlanjutannya berpedoman pada isu-isu strategis yang ditetapkan pada Rencana Induk Penelitian Pengabdian (RIP) UNS 2011-2015 antara lain: perubahan iklim dan keanekaragaman hayati, energi baru dan terbarukan, dan ketahanan pangan.
  • Kegiatan ilmiah dan kegiatan non ilmiah yang terkait lingkungan dan keberlanjutannya cukup banyak. Kepedulian dan kesadaran berbagai pihak di lingkungan UNS ditunjukkan antara lain: Komunitas Gerakan Hijau Universitas Sebelas Maret (Grren Movement Community/GMC UNS) yang dibentuk pada bulan Agustus 2010.
  • UNS mengoperasionalkan website yang terkait lingkungan dan keberlanjutannya sejak tahun 2011. Website tersebut bisa jelajahi pada  http://greencampus.uns.ac.id/
  • UNS juga ikut meletakkan dasar-dasar, tata nilai dan pelaksanaan pembangunan berkelanjutan sejalan dengan kebijakan PBB yang tertuang dalam ”The Decade of Education for Sustainable Development”, yang terlihat antara lain melalui komponen “EDUCATION” berikut ini:

 ..:: English Version ::..

0